UNGARAN–Setelah enam bulan menjadi buronan dalam kasus pencurian sepeda motor, Pujiyanto, 40, warga Dukuh Pabrik RT 02 RW 03, Desa Tegalsari, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, akhirnya ditangkap anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Semarang di kos-kosannya di daerah Colomadu, Karanganyar. Polisi mengamankan barang bukti sepeda motor Suzuki Shogun nomor polisi H 4559 EL hasil curian.

Tersangka diburu polisi karena sebelumnya terlibat pencurian sepeda motor 12 September 2014 lalu di tepi Jalan Kaliwungu-Susukan, di Dusun Genting, Desa Rogomulyo, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Pujiyanto ketika itu bersama Maryono temannya melakukan pencurian sepeda motor milik Maryanto, 21, warga Dusun Genting RT 01 RW 13, Desa/Kecamatan Susukan.

“Saya yang jadi jokinya, lalu teman saya Maryono yang bertugas mengeksekusi sepeda motor pakai kunci palsu. Sepeda motor sudah bisa kami ambil, tapi tidak bisa dinyalakan, sehingga dituntun sekitar 100 meter. Akhirnya kami ketahuan warga sehingga saya kabur dan Maryono ditangkap warga,” kata tersangka Pujianto, Selasa (3/3) kemarin.

Begitu berhasil lolos dari amuk massa, Pujianto yang berprofesi sebagai penjual nasi kucing di kompleks embarkasi haji Boyolali sempat berada di rumah beberapa hari. Mengetahui dicari-cari oleh anggota Reserse, Pujianto kabur ke Colomadu Karanganyar. Selama ini Pujianto tinggal di kos-kosan untuk menghindari sergapan polisi.

“Saya kenal Maryono karena dia kerap jajan nasi kucing di tempat saya. Dia menawarkan pekerjaan mudah dengan imbalan lumayan besar yakni mengantar Maryono ke tempat yang dimintanya. Baru pertama kali mengantar, akhirnya saya tahu ternyata dia mencuri sepeda motor. Saya mau menerima tawaran dia karena hasil berjualan nasi kucing belum cukup menghidupi anak dan istri. Setiap hari berjualan hasil kotornya Rp 80.000 hingga Rp 100.000,” kata Pujianto.

Keberadaan Pujianto akhirnya terendus oleh anggota Satreskrim Polres Semarang yang dipimpin Kasatreskrim AKP Herman Sophian. Saat diringkus tersangka tidak dapat berkelit lagi. Apalagi polisi menemukan barang bukti sepeda motor Suzuki Shogun hasil pencurian. Tersangka mengaku baru sekali ini melakukan aksi pencurian bersama Maryono. Namun polisi menduga tersangka sudah beberapa kali melakukan pencurian sehingga akan melakukan pendalaman penyidikannya.

“Penangkapan tersangka Pujianto ini hasil pengembangan tersangka Maryono, yang telah menjalani hukuman. Tersangka Pujianto ditangkap di kos-kosannya di Colomadu Karanganyar. Tersangka dikenai pasal 363 Ayat 1 ke 4e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” ungkap Herman. (tyo/ida)