Terima SK, Langsung Jaminkan Bank

144
BAGIKAN SK CPNS : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo menyerahkan SK 47 CPNS di aula Kantor Bupati Batang, Senin pagi (2/3) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/RADAR SEMARANG)
BAGIKAN SK CPNS : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo menyerahkan SK 47 CPNS di aula Kantor Bupati Batang, Senin pagi (2/3) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/RADAR SEMARANG)
BAGIKAN SK CPNS : Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo menyerahkan SK 47 CPNS di aula Kantor Bupati Batang, Senin pagi (2/3) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/RADAR SEMARANG)

BATANG-Sebanyak 47 Calon Pegawai Negeri Sipil( CPNS) Kabupaten Batang, di Aula Kantor Bupati Batang, Senin (2/3) pagi kemarin, menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Batang. 47 CPNS tersebut merupakan hasil rekruitmen pelamar umum tahun 2014.

Berdasarkan surat dari Menteri Pendayagunaan Apartur Negara (Menpan) Kabupaten Batang, mendapatkan 50 formasi untuk CPNS. Namun dalam penyerahan SK CPNS, hanya 47 CPNS saja yang menerima SK, yakni formasi tenaga guru 18 orang, tenaga kesehatan 11 orang, dan tenaga teknis 21 formasi. Sedangkan 3 formasi CPNS tidak ada pelamar adalah tenaga kerja dokter spesialis anak, dokter kandungan dan bedah.

Budi Santoso, 25, salah satu penerima SK CPNS, mengungkapkan bahwa setelah SK CPNS diterima, dirinya bersama puluhan teman lainnya akan menjaminkan SK tersebut untuk mengajukan pinjaman di bank. Menurutnya, pinjaman tersebut akan digunakan untuk membeli motor dan perbaikan rumah.

“Selama ini, sudah ada beberapa bank yang mendekati menawarkan pinjaman. Ya sudah, saya terima saja dengan jaminan SK. Rencananya untuk membeli motor dar perbaikan rumah,” ungkap Budi, warga Kecamatan Kandeman.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batang, Suresmi, mengatakan bahwa dalam penyelenggaraan CPNS tahun 2014 kemarin, pihaknya telah mengedepankan objektivitas, transpransi, kompetitif, akuntabel, bebas korupsi kolusi dan nepotisme, efektif, efisien dan tidak dipungut biaya. “Dari hasil seleksi 1689 pelamar umum, yang berhasil diterima sebagai CPNS hanya 47 orang saja,” katanya.

Sementara itu, Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo, menegaskan bahwa dalam proses penyelenggaraan CPNS, Pemkab Batang melaksanakan secara fair dan seadil-adilnya. Meski tidak sedikit orang yang minta kepada bupati, untuk menitipkan anak atau saudaranya agar lolos menjadi PNS.

“Tapi Saya sudah tegaskan, dalam penyelenggaraan CPNS tanpa campur tangan siapapun dan harus dilaksanakan secara transparan bersih dari KKN,” tegas Yoyok.

Yoyok berpesan bahwa setelah menjadi PNS, jadilah pegawai yang memiliki kredibilitas dan kepribadian yang mengabdi demi bangsa dan negara, serta memiliki mental dan ideologi.

“Menjadi PNS akan meniti jalan terjal dan banyak tantangan. Karena sebagai PNS akan bertangung jawab pada lingkungan kerja, serta dimintai pertangungjawaban oleh Allah SWT di akhirat kelak. Maka, kerjalah sesuai dengan aturan hukum serta norma-norma yang berlaku agar tidak terjerat masalah hukum,” tandas Bupati Yoyok Rio Sudibyo. (thd/ida)
Jadi PNS Banyak Tanggung Jawab dan Tantangan