Pedagang Belum Bersedia Pindah

135
SEGERA RELOKASI: Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berada di bawah Pasar Peterongan diminta untuk segera pindah ke tempat relokasi, karena dikhawatirkan pedagang akan menghambat renovasi pasar, Minggu (1/3). (FOTO: ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
SEGERA RELOKASI: Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berada di bawah Pasar Peterongan diminta untuk segera pindah ke tempat relokasi, karena dikhawatirkan pedagang akan menghambat renovasi pasar, Minggu (1/3). (FOTO: ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
SEGERA RELOKASI: Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berada di bawah Pasar Peterongan diminta untuk segera pindah ke tempat relokasi, karena dikhawatirkan pedagang akan menghambat renovasi pasar, Minggu (1/3). (FOTO: ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

PETERONGAN – Para pedagang yang berjualan di Jalan Peterongan Raya hingga kini belum menempati tempat relokasi di lantai dua Pasar Inpres. Pedagang mengaku akan pindah minggu depan.

Dari pantauan Radar Semarang, Minggu, (1/3) kemarin, sejumlah pedagang masih beraktivitas di Jalan Peterongan Raya. Padahal di kawasan tersebut tengah ada aktivitas pembangunan fondasi tiang penyangga untuk tempat relokasi pedagang.

Pedagang, Sri Masturi menyatakan, akan pindah ke tempat relokasi bersama pedagang lainnya. Dijadwalkan kepindahan pedagang ke Pasar Inpres lantai dua pekan depan. ”Rencananya minggu depan sudah mulai pindah ke atas. Kami kan hanya manut saja. Kalau kami pindah duluan dan di atas masih sepi, malah barang dagangan saya tidak laku,” ujarnya.

Pedagang lain, Rusmanto, justru memilih pindah area jualan di tempat lain, ketimbang menempati lapak relokasi di pasar inpres lantai dua. Jatah lapak di tempat relokasi akan diberikan kepada orang lain. ”Bagaiman saya pindah ke atas. Lihat saja, pendapatan saya kan hanya dari hasil parutan kelapa. Kalau dipindah ke atas, terlalu ribet mengangkat mesinnya. Lebih baik bergeser saja kembali ke tempat jualan saya semula. Biar lapak yang di atas dipakai orang lain,” katanya.

Sementara itu, di area tersebut akan dipasang 15 tiang pancang. Pembuatan fondasi di area tersebut akan memakan waktu 14 hari. Sedangkan total waktu pekerjaan pembuatan tempat relokasi Pasar Inpres yakni 2 bulan.

Terpisah, Kabid Pengaturan dan Ketertiban Dinas Pasar Kota Semarang, Bachtiar Effendi mengatakan para pedagang yang berjualan di Jalan Peterongan Raya sudah mendapat lapak jualan di lantai dua Pasar Inpres. Bahkan, penempatan lapak tersebut sebelumnya telah dilakukan pengundian. ”Harusnya para pedagang sudah pindah ke lantai atas Pasar Inpres pada minggu kemarin. Mereka sudah mendapatkan tempat di atas. Pada intinya pedagang sudah setuju dan mendukung Pasar Peterongan dibangun. Pedagang juga ingin pembangunan cepat selesai. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak pengelola Pasar Peterongan supaya pedagang cepat pindah,” pungkasya. (mha/zal/ce1)