EDUKASI: Komunitas Hijau HiLo Green Community Semarang saat memberikan edukasi aksi hijau di SDN 3 Palebon Semarang, beberaap waktu lalu. (DOK/RASE)
EDUKASI: Komunitas Hijau HiLo Green Community Semarang saat memberikan edukasi aksi hijau di SDN 3 Palebon Semarang, beberaap waktu lalu. (DOK/RASE)
EDUKASI: Komunitas Hijau HiLo Green Community Semarang saat memberikan edukasi aksi hijau di SDN 3 Palebon Semarang, beberaap waktu lalu. (DOK/RASE)

SEMARANG – Sosialisasi ramah lingkungan perlu dilakukan sejak dini. Edukasi yang mengajarkan untuk lebih tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kelestarian alam misalnya, adalah tepat bila diajarkan pada anak-anak usia sekolah dasar (SD).

Seperti ketika Komunitas Hijau HiLo Green Community Semarang yang memberikan edukasi aksi hijau di SDN 3 Palebon, akhir pekan lalu. Siswa-siswi sekolah dasar tersebut tampak memperhatikan apa yang dipaparkan dalan gelaran bertajuk Edu Green ini.

“Kami sengaja menghadirkan Grand Finalist HiLo Green Ambassador 2014 asal Jateng Ade Sony Noverianto dan Grand Finalist HiLo Green Ambassador asal Jogya Rizka Niwa Faizah untuk memberikan materi. Mereka merupakan PIC HiLo Green Community Semarang,” ungkap koordinator, Qory Linda Octasalvia.

Mereka memberikan pengarahan mengenai memilah antara sampah oraganik dan anorganik, mengurangi limbah plastik dan kertas, menggunakan air dan listrik seperlunya, serta menanam pohon. Materi tersebut agaknya diresap baik oleh peserta. Buktinya, ketika ada kuis yang menanyakan soal pemahaman materi yang disampaikan, anak-anak mampu menjawab dengan baik.

“Sebagai apresiasi, kami memberikan hadiah menarik bagi yang bisa menjawab pertanyaan seputar go green yang telah disampaikan seblumnya. Sementara itu, masing-masing peserta mendapatkan Green Bag yang berfungsi untuk mengganti plastik siap pakai agar mengurangi limbah plastik,” pungkas Qory. (amh/smu)