Mobil Sayur Hilang Dicuri

139

KENDAL – Setelah beberapa waktu lalu sempat dilumpuhkan jajaran Polres Kendal, kawanan pencurian mobil pick up kembali beraksi. Jumat (27/2) kemarin, mobil pick up merk Suzuki Carry bernopol H 1832 VL lenyap di komplek Pasar Kendal. Mobil yang dikemudikan Syamsudin, 51 warga Bandungan, Kabupaten Semarang itu hilang setelah diparkir di komplek Pasar Kendal saat hendak membongkar sayuran.

Perinstiwa itu terjadi kemarin, sekitar pukul 06.30. Bermula ketika korban dengan mobil pick up seperti biasa parkir di komplek Pasar Kendal untuk membongkar sayuran. Korban mengangkut sendiri sayuran ke dalam pasar lantaran mobil tidak dapat dibawa masuk. “Mobil sendiri sudah saya kunci dan saya mengangkut sayuran ke dalam pasar. Kemudian ada sesama sopir bilang jika mobil saya dibawa orang. Saya kaget, karena mobil sudah saya kunci, lalu saya keluar ternyata mobil sudah tidak ada,” katanya, kemarin.

Korban sempat mencari, tapi sayang pelaku keburuh mengilang. Merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Kendal. “Saya sudah melaporkan ke polisi. Total kerugian sekitar Rp 75 juta,” tambahnya.

Suryanto, 63, seorang sopir warga Pekauman Kendal mengaku jika dirinya yang mengetahui pertama jika mobil Syamsudin dimaling. Ia mengaku jika awalnya curiga mobil pick up yang sempat terparkir tiba-tiba sebelum semua sayur diturunkan. “Mobil keluar pasar, setelah saya lihat pengemudinya ternyata berbeda dengan saat mobil datang. Mobil melaju kencang dan saya langsung mengabarkan kepada pemiliknya yang tengah mengantar sayuran ke pedagang,” katanya.

Petugas Polres Kendal yang datang ke lokasi kejadian memeriksa sejumlah saksi dan sekitar pasar Kendal untuk mengetahui kronologis kejadian yang sebenarnya. Akibat aksi pencurian mobil ini, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 75 juta. Kasus pencurian mobil pick up ini masih dalam penanganan Polres Kendal. “Sementara ini laporan korban masih dalam penyelidikan. Sedangkan untuk mengantisipasi rawannya pencurian, kami akan lakukan patroli dan memasang spanduk peringatan agar masyarakat waspada,” ujar Kapolres Kendal AKBP Harryo Sugihhartono melalui Kasatreskim Iptu Fiernando Andriansyah. (bud/fth)