DPP PKB Belum Tentukan Calon Bupati

132
SERAP ASPIRASI : Anggota Komisi III DPR RI Abdul Kadir Karding tengah melakukan reses dengan sejumlah kepala desa di Wonosobo membahas mengenai penerapan undang-undang desa. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)
SERAP ASPIRASI : Anggota Komisi III DPR RI Abdul Kadir Karding tengah melakukan reses dengan sejumlah kepala desa di Wonosobo membahas mengenai penerapan undang-undang desa. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)
SERAP ASPIRASI : Anggota Komisi III DPR RI Abdul Kadir Karding tengah melakukan reses dengan sejumlah kepala desa di Wonosobo membahas mengenai penerapan undang-undang desa. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)

WONOSOBO – Proses penjaringan calon bupati dan wakil bupati dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Pilkada Wonosobo 2015, tampaknya masih memakan waktu lama. Hingga kini, DPP PKB masih melakukan penjaringan bakal calon dan belum menentukan nama yang akan dicalonkan.

“Sampai saat ini, DPP PKB belum menentukan nama siapa yang akan diajukan sebagai calon bupati atau wakil bupati untuk Wonosobo lima tahun mendatang,” ungkap Sekretaris Jenderal DPP PKB Abdul Kadir Karding di sela melakukan reses di Sitiharjo, Kecamatan Garung, Wonosobo

Anggota DPR RI dari Dapil Jateng VI ini mengatakan, bahwa untuk menentukan nama, sesuai aturan partai sepenuhnya ditentukan oleh DPP PKB. Adapun penjaringan bakal calon yang sudah dilakukan ditingkat DPC, kemudian dikirim ke DPW dan diteruskan ke DPP PKB.

“Nanti semua data nama itu masuk ke desk pilkada DPP kemudian pimpinan DPP yang akan tentukan siapa calon bupati siapa calon wakil bupati,”tegasnya.

Untuk itu, kata Karding, semua nama bakal calon yang masuk dalam bursa penjaringan, memiliki peluang yang sama. Bahkan ada kemungkinan jumlah nama balon bertambah.

“Semua balon memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan rekomendasi untuk dicalonkan,”katanya.
Karding membeberkan, untuk proses penentuan calon masih menelan waktu cukup lama. Karena selain memverifikasi nama-nama, DPP PKB juga menggunakan hasil survei lembaga independen yang khusus melakukan survei di Wonosobo.

“Kita akan gunakan lembaga survei independen sebagai dasar juga dalam menentukan nama calon,” tuturnya.
Karding menyebutkan DPP PKB memiliki beberapa kriteria calon yang akan diajukan sebagai calon bupati dan wakil bupati Wonosobo. Di antaranya, calon memiliki integritas kerja, memiliki rekam jejak yang baik, mampu menjadi simbol pamomong, dan yang terpenting diterima oleh publik Wonosobo.

“Untuk itu, semua pihak harus bersabar karena proses penjaringan masih terus berlangsung,” ujarnya.
Mengenai kemungkinan koalisi, Karding mengatakan PKB siap berkoalisi dengan partai mana pun. Upaya komunikasi dengan parpol lain juga sudah mulai dilakukan.

“Semua pintu komunikasi dari parpol lain selama ini banyak melalui saya,” tegasnya.
Ditambahkan Kadir, dengan sejumlah proses tersebut, untuk penentuan nama calon Bupati Wonosobo yang akan diajukan partai berlambang bintang sembilan tersebut masih cukup panjang.
“Kami juga masih menunggu sejumlah regulasi yang baru selesai dibahas di DPR RI,” jelasnya. (ali/lis)