SEMARANG – Perkembangan teknologi informasi menjadikan berbagai sektor terus menyesuaikan diri agar tak tertinggal. Termasuk halnya radio online yang kini memiliki peluang bisnis untuk terus berkembang.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katholik (Unika) Soegijapranata Semarang Prof Dr Andreas Lako mengatakan, seiring perkembangan teknologi informasi, kini berkembang radio online. Yaitu salah satu cara untuk bisa mendengarkan siaran secara langsung ataupun recording di internet. “Semakin murahnya jasa koneksi internet akan semakin banyak stasiun radio akan mengudara lewat jalur internet,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, hal ini dapat menjadi peluang sekaligus bisnis baru yang dapat dikembangkan. Mengingat generasi muda tidak lepas dari perkembangan teknologi internet. Namun demikian, untuk dapat bersaing perlu diterapkan konsep yang jelas.

“Konsep tersebut diwujudkan dalam bentuk program-program yang dirancang secara matang sehingga ada interaksi aktif antara penyiar dengan pendengar, atau pun narasumber berita. Selain itu juga perlu dipelajari apa saja yang menarik dari segmen yang akan digaet,” ujarnya.

Direktur PT Radio Idola Sarana Jaya, Andi Odang menambahkan, saat ini peran radio tidak hanya sekedar memberikan informasi semata. Namun juga dituntut mampu memberikan edukasi.

Kalau dulu penyiar mungkin cukup membaca materi, namun sekarang tidak bisa. Sebab materi yang akan dibawakannya tersebut sudah bisa diakses oleh pendengar. “Saat ini lewat smartphone mereka bisa mengakses ke internet. Sehingga yang dibutuhkan pendengar yakni sebuah informasi yang mampu mengedukasi, sekaligus interaktif,” tandasnya. (dna/ric)