KARANG KIDUL – Sistem Kepemimpinan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) saat ini masih belum solid. Oleh karena itu dibutuhkan perubahan sistem atau regenerasi kepemimpinan. Dalam musyawarah nasional (Munas) Peradi di Makassar pada 26-28 Maret mendatang, DPC Peradi Kota Semarang dan Salatiga siap mendukung calon Calon Ketua Umum Peradi, Jamaslin James Purba menggantikan Otto Hasibuan.

Ketua DPC Peradi Kota Semarang, M. Rizal Kurniawan, SH MH menganggap, sistem kepemimpinan Peradi saat ini belum solid. Sehingga perlu perubahan sistem kepemimpinan. ”Kami memandang sudah saatnya Peradi dipimpin yang muda, dan dengan adanya kepemimpinan baru kita harapkan bisa menyatu kembali. Ini tugas berat yang harus dilakukan ketua yang baru,” kata M. Rizal dalam acara Seminar Hukum Kepailitan, Kamis (26/2)

Ketua DPC Peradi Kota Salatiga, Imam Supriyono, SH MH menambahkan, acara kemarin merupakan bentuk konsolidasi yang diselingi dengan ”Seminar Hukum Kepailitan” dengan pembicara Jamaslin James Purba selaku Ketua Umum Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI). Menurutnya advokat harus mengerti mengenai bagaimana sebenarnya mekanisme dan penerapan undang-undang kepailitan tersebut.

Sementara itu, Calon Ketua Umum Peradi, Jamaslin James Purba menjelaskan bahwa seminar tentang kepailitan yang diadakan di Kota Semarang ini adalah salah satu terobosan yang perlu dilakukan. Yaitu sharing antara rekan sesama profesi. ”Kebetulan kami ini sebagai orang yang sudah lama berkecimpung dengan kepailitan, maka kami ingin berbagi dengan rekan daerah mengenai ilmu kepailitan,” ujar JP sapaan akrabnya.

Coki T.N. Sinambela, SH, MM, Ketua tim sukses pemenangan JP for Peradi mengatakan, JP siap untuk melakukan perubahan organisasi bila ia terpilih sebagai Ketua Umum Peradi. Ia juga mempunyai visi dan misi, berupa mengoptimalkan dan mengaktualisasikan fungsi organisasi Peradi serta meningkatkan kualitas profesional, advokat Peradi. ”Selanjutnya dapat saya utarakan di sini bahwa misi tersebut akan diwujudkan melalui penyelenggaraan aktivitas di beberapa aspek antara lain, yakni: anggota, organisasi dan administrasi dan manajemen organisasi,” ungkap Coki. (mg21/zal/ce1)