Pasang 108 Lampu LED Ramah Lingkungan

65

BALAI KOTA – Pemkot dalam waktu dekat akan memasang lampu LED yang lebih ramah lingkungan. Lampu ini merupakan bantuan atau hibah murni Asian Development Bank (ADB) senilai 100.000 US $. Hibah ini difasilitasi oleh Kementerian ESDM melalui program Asian Energy Efficiency Accelerator. Semarang menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mendapat bantuan tersebut. Sedangkan untuk katagori rural dipilih Kabupaten Batang.

Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Bappeda Kota Semarang M. Farchan mengatakan lampu LED ini lebih hemat energi. ”Dengan demikian bisa mengurangi penggunaan energi listrik khususnya pada lampu penerangan jalan umum,” kata Farchan saat ditemui kemarin di ruang kerjanya.

Menurut Farchan dengan penghematan ini maka banyak manfaat yang bisa diraih. Selain bisa menghemat pembayaran listrik ke PLN juga lingkungan tetap terjaga kelestariannya. Rencananya lampu LED itu akan dipasang pada ruas Jalan Soegijopranoto dan Jalan Jendral Sudirman. Jika mengacu pada nilai bantuan tersebut diperkirakan bisa terpasang 108 lampu baru.

Hanya saja untuk pengadaan lampu LED ini akan dilakukan dengan lelang sehingga besar kemungkinan dengan pagu anggaran sebesar itu lampu LED yang siap pasang akan lebih banyak. ”Kalau lebih banyak dari 108 lampu LED ini akan dipasang di Jalan Pemuda,” katanya.

Rencananya untuk proses lelang akan melalui uji di lapangan yang akan dilaksanakan pada Sabtu (28/2) besok di Jalan Pandanaran dan Soegijopranoto. ”Pengujian lampu para calon pemenang lelang akan dilaksanakan mulai pukul 22.00 sampai selesai, sehingga ada penutupan sebagian ruas jalan, kami berharap masyarakat bisa memahami,” tandas Farchan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi juga berencana akan melihat langsung pengujian lampu dari para rekanan tersebut. ”Pak wali, Insya Allah akan hadir, pengujian lampu ini penting, untuk memastikan kualitasnya,” tandas Farchan.

Sedangkan lampu lama yang nantinya akan diganti lampu LED ini menurut Farchan akan dipasang di daerah pinggiran yang masih membutuhkan. ”Sesuai dengan petunjuk Pak wali, lampu lama akan dikirim ke daerah pinggiran, agar distribusi PJU lebih merata,” katanya.

Rencana pada tanggal 20 Maret mendatang ada penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara ADB, PLN, Kementerian ESDM, dan daerah penerima hibah. Kegiatan ini akan dilakukan di balaikota Semarang. Bagi Kota Semarang, kegiatan pemasangan lampu ini adalah merupakan komitmen untuk merevitalisasi lampu yang hemat energi dan ramah lingkungan. (zal/ce1)

Silakan beri komentar.