Jambret Resahkan Warga

115

SALATIGA-Aksi penjahat jalanan yang kian marak, semakin meresahkan warga. Kasus terakhir yang mencuat di media sosial adalah penjambretan yang dialami Yayuk Sri Ningsih, 42, warga Kalipanggang, RT 04/ RW 10 Candirejo, Tuntang. Dirinya menjadi korban penjambretan di jalan raya Pulutan – Candi, tepatnya di depan kompleks permakaman Pulutan, Rabu (25/2) petang pukul 18.30. Akibat kejadian ini, Yayuk menderita kerugian uang tunai Rp 250 ribu, dua ponsel dan surat-surat berharga.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian berawal saat ia bersama anaknya hendak berobat ke Salatiga dengan mengendarai sepeda motor Mio miliknya. Saat sampai di Lapangan Pulutan, Yayuk mengaku sudah curiga ada yang membuntuti. Sampai di depan makam, dua orang tak dikenal yang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Vixion dan helm tertutup tiba-tiba merampas tas korban dan langsung kabur ke arah Salatiga.

“Kejadiannya pukul 18.30 kemarin. Ciri-cirinya dua orang dengan menggunakan motor Vixion, helm tertutup dan memakai jaket. Untung saya tidak sempat jatuh dan segera berteriak. Sejumlah warga yang mendengar sebenarnya sudah mengejar sampai ke Pom Bensin Jetis,” terang korban.

Kapolres Salatiga, AKBP RH Wibowo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun demikian, Kapolres mengaku korban belum secara resmi melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Sidorejo maupun Mapolres Salatiga.
“Benar, sudah saya perintahkan petugas untuk melakukan pengamanan di sejumlah wilayah di Salatiga terkait kejadian ini. Masyarakat harus berhati-hati dan menghindari berjalan sendirian di tempat-tempat sepi,” terangnya. (sas/ida)