BERKELIT: Pemain PSIS Rizky Yulian (biru) tengah mencoba melepaskan diri dari kepungan pemain PS Unika beberapa waktu lalu. Skuad Mahesa Jenar akan kembali berujicoba akhir pekan nanti melawanj PSIR Rembang sekaligus sebagai ajang pembuktian pemain pelamar baru asal Papua, Marthen Simon Karafir. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
BERKELIT: Pemain PSIS Rizky Yulian (biru) tengah mencoba melepaskan diri dari kepungan pemain PS Unika beberapa waktu lalu. Skuad Mahesa Jenar akan kembali berujicoba akhir pekan nanti melawanj PSIR Rembang sekaligus sebagai ajang pembuktian pemain pelamar baru asal Papua, Marthen Simon Karafir. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
BERKELIT: Pemain PSIS Rizky Yulian (biru) tengah mencoba melepaskan diri dari kepungan pemain PS Unika beberapa waktu lalu. Skuad Mahesa Jenar akan kembali berujicoba akhir pekan nanti melawanj PSIR Rembang sekaligus sebagai ajang pembuktian pemain pelamar baru asal Papua, Marthen Simon Karafir. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sore (25/2) kemarin PSIS Semarang kedatangan pemain pelamar. Eks striker Persidafon Dafonsoro, Marthen Simon Karafir mencoba peruntungan untuk berkostum biru-biru musim ini.

Head coach PSIS, M Dofir ditemui usai latihan rutin di Stadion Jatidiri Semarang sore kemarin mengatakan, masih akan member kesempatan kepada pemain yang juga pernah bergabung bersama tim Persipura U-21 tersebut selama sepekan ini untuk memperlihatkan kemampuan terbaiknya. “Karena baru datang kami belum bisa banyak memberikan penilaian. Tapi sekilas saya melihat kondisi fisiknya masih harus diperbaiki, makanya kami lihat dulu kualitasnya dalam beberapa hari ke depan,” terang Dofir.

Kemungkinan besar, ujian terakhir yang harus dihadapi pemain berusia 25 tahun itu adalah ketika tim Mahesa Jenar melakoni laga uji coba tandang kedua mereka versus PSIR Rembang Minggi 1 Maret 2015 mendatang. “Itu dengan catatan di sisa waktu ini kami melihat kondisi Simon memang cukup layak untuk dicoba. Dan yang jelas saat ini prioritas kami adalah mencari striker tambahan dengan kualitas minimal seperti striker yang kami punya saat ini,” sambung Dofir.

Masih terkait pemain, Dofir menegaskan, dalam waktu dekat ini tim pelatih akan kembali menggelar evaluasi terhadap grafik permainan yang dimiliki masing-masing pemain di masa persiapan ini. Itu artinya, bisa saja manajemen serta tim pelatih PSIS akan melakukan pencoretan jika memang ada pemain yang dianggap memiliki rapor grafiknya dibawah standar yang mereka inginkan. ”Nanti evaluasinya setelah pertandingan lawan PSIR Rembang,” lanjutnya.

Laga uji coba tandang versus PSIR akhir pekan nanti lanjut Dofir, juga akan digunakan oleh tim pelatih untuk mengaplikasikan beberapa strategi permainan yang telah digodog di beberapa kali latihan kemarin. “Pematangan saja, karena setelah melakoni beberapa kali uji coba kemarin kami mulai menemukan skema yang pas baik untuk komposisi, strategi maupun formasi,” beber pelatih yang juga pernah berkostum PSIS itu.

Setelah lawan PSIR, sepekan setelahnya yaitu 8 Maret 2015 tim Mahesa Jenar akan kembali mendapatkan laga uji coba yang cukup berbobot dengan menjamu salah satu kontestan Indonesia Super League (ISL) Bali United Pusam di Stadion Jatidiri. (bas/smu)