Batu Bacan Makin Dilirik

184
BOOMING AKIK: Berbagai macam batu bacan yang dijadikan penghias cincin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
BOOMING AKIK: Berbagai macam batu bacan yang dijadikan penghias cincin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
BOOMING AKIK: Berbagai macam batu bacan yang dijadikan penghias cincin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Batu bacan kini mulai jadi tren. Kehebohan muncul, seiring batu berwarna hijau itu diberikan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Presiden Amerika Barack Obama. Harganya mulai merangkak.

“Sekarang banyak yang nyari batu bacan,” kata sales counter Ansor’s Silver cabang Mungkid, Rahma Hidayatul Diniyah, 21, kemarin.

Dia mengaku, batu mulia memang makin digandrungi. Berbagai ukuran dan bentuknya laris. Selain batu bacan, seperti blue safir, blue topaz, american star, ametis, onyx, giok, ruby maupun emerald juga memliki pecinta sendiri. “Stok kami juga sudah mulai diperbanyak,” tambahnya.

Rahma menjelaskan, kebanyakan pembelinya adalah pria dewasa. Akhir-akhir ini, batu-batu itu juga dilirik ibu-ibu. Dan paling diminati batu mulia yang diaplikasikan ke perhiasan cincin dengan ukuran cukup besar. Lalu di sekitar batu mulia, ada permata-permata kecil yang melingkar makin menambah manis cincin itu sendiri. “Kalau anak muda masih belum begitu tertarik,” ungkapnya.

Pembelinya tak hanya dari nusantara, namun dari mancanegara seperti Jepang, Eropa, Malaysia, Singapura dan beberapa negara lain juga ada.

Di Purworejo, booming batu akik diklaim mampu membangkitkan ekonomi masyarakat. Apalagi Sungai Bogowonto dan sejumlah sungai lain di Purworejo diketahui mengandung batu mulia.

“Saya sudah berkeliling di berbagai tempat, banyak pengrajin batu akik yang kebanjiran pesanan, termasuk pengrajin baru yang kini mudah ditemui di berbagai kampung,” kata Sekda Purworejo Tri Handoyo, kemarin.

Perburuan batu mulia ini juga makin marak. Tidak terbatas pada anak muda, namun anak-anak dan orang tua pun banyak yang mencintai batu mulia. (put/lis)