6000 Siswa Diseleksi Jadi Atlet Porprov

183
BERTANDING : Para pelajar berlaga dalam Popda Kabupaten Magelang kemarin. Ajang ini sekaligus seleksi untuk maju tingkat provinsi. (Mukhtar lutfi/radar kedu)
BERTANDING : Para pelajar berlaga dalam Popda Kabupaten Magelang kemarin. Ajang ini sekaligus seleksi untuk maju tingkat provinsi. (Mukhtar lutfi/radar kedu)
BERTANDING : Para pelajar berlaga dalam Popda Kabupaten Magelang kemarin. Ajang ini sekaligus seleksi untuk maju tingkat provinsi. (Mukhtar lutfi/radar kedu)

MUNGKID—Enam ribu siswa dari SD sampai SMA mengikuti kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Kabupaten Magelang, kemarin. Ajang ini sekaligus untuk menyeleksi atlet yang akan berlaga di pekan olahraga provinsi pertengahan tahun ini.

”Kita fokus pada pembibitan atlet yang akan kita bawa di porprov nanti,” kata Kepala Seksi Olahraga Prestasi dan Rekreasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Tito Lestiyanto, kemarin.

Dalam Popda, kata dia, terdapat sedikitnya 5-6 ribu siswa dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah yang ikut bertanding.

Sebanyak 13 cabor dipertandingkan di 13 lokasi berbeda dan tersebar di Kabupaten Magelang dalam even tersebut. “Kegiatan ini berlangsung mulai 24 hingga 26 Februari besok (hari ini),” terangnya.

Hanya saja, untuk porprov nanti, hanya akan fokus di empat cabang olahraga. Di antaranya bola voli, taekwondo, sepak takraw, dan sepak bola.

“Cabang-cabang tersebut jadi unggulan dan andalan di tingkat pelajar. Kita harapkan tahun ini bisa menyumbang medali bagi Kabupaten Magelang seperti tahun kemarin,” kata Tito.

“Tidak hanya kita kirim ke even Porprov, pelajar yang berprestasi akan kita masukkan ke KONI untuk ikut lomba olahraga daerah Dulongmas (Kedu, Pekalongan, Banyumas),” imbuhnya.

Tito menjelaskan, sistem seleksi para peserta Popda kemarin yakni mulai tingkat kecamatan, kawedanan, kemudian kabupaten. Untuk peserta beregu, harus melalui tahap tersebut.

“Peserta perseorangan di tingkat SD juga harus melalui tahapan itu karena pertimbangan jumlah. Sedangkan perorangan di tingkat SMP dan SMA bisa langsung kabupaten,” urainya.

Popda tahun lalu, SD Kecamatan Mertoyudan terpilih menjadi juara umum. Sedangkan di tingkat sekolah menengah pertama terpilih SMPN 1 Mungkid, dan di tingkat sekolah menengah atas terpilih SMA Taruna Nusantara. (vie/lis)