Pemungutan Suara Tetap Desember

134
Joko Purnomo. (Dok/radar semarang)
Joko Purnomo. (Dok/radar semarang)
Joko Purnomo. (Dok/radar semarang)

SEMARANG – Revisi UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pilkada memaksa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah berhitung ulang. Banyaknya tahap yang dipangkas menyebabkan durasi pelaksanaan Pilkada serentak 2015 menjadi lebih pendek. Dari yang sebelumnya direncanakan 17 bulan diringkas menjadi 6 bulan. Meski begitu, pemungutan suara tetap dilaksanakan pada bulan Desember.

”Untuk serentak gelombang pertama, sesuai UU yang baru disahkan pemungutan pada bulan Desember (2015). Sementara gelombang kedua pada Februari 2017, dan gelombang tiga pada Juni 2018,” ungkap Ketua KPU Jateng Joko Purnomo.

Menurut Joko, pelaksanaan pilkada bukan dimajukan akan tetapi waktunya saja yang menjadi pendek. Hal ini menyusul ditiadakannya tahapan uji publik karena cukup dilakukan di internal masing-masing parpol. ”Kalau ada wacana dimajukan berarti tidak sesuai dengan bunyi UU. Tetapi kita tunggu saja petunjuk lebih lanjut dari KPU RI,” tandasnya.

Seperti diketahui, saat ini KPU RI tengah rapat maraton untuk membahas perubahan-perubahan sebagai dampak revisi UU Pilkada. UU tersebut nantinya menjadi acuan dalam menyesuaikan peraturan KPU (PKPU). Pemutakhiran daftar pemilih, pendaftaran calon, hingga masa kampanye, akan dibahas lebih lanjut dalam rapat pleno KPU. Rencananya, ada 204 kepala daerah yang akan dipilih dalam pilkada serentak nasional gelombang pertama ini.

Di Jawa Tengah sendiri, sebanyak 21 kabupaten/kota bakal menyelenggarakan pilkada pada Desember 2015. Daerah-daerah tersebut meliputi Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Purbalingga, Kebumen, Kota Surakarta, Boyolali, Kota Pekalongan, Blora, Kendal, Kota Magelang, Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Purworejo, Wonosobo, Wonogiri, Klaten, Grobogan, Sragen, Demak, Kabupaten Pekalongan, dan Pemalang. Lima daerah terakhir merupakan daerah susulan karena dalam revisi UU diputuskan peserta Pilkada 2015 selain diikuti daerah dengan Akhir masa Jabatan (AMJ) pada akhir 2015 tetapi juga daerah dengan AMJ pada semester pertama 2016. (fai/ric/ce1)