Berpotensi Bisnis, Temuan Siswa Perlu Dipatenkan

215
MINTA DIPANTEKAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau hasil karya siswa SMK 7 Semarang yakni Printer 3D. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
MINTA DIPANTEKAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau hasil karya siswa SMK 7 Semarang yakni Printer 3D. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
MINTA DIPANTEKAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau hasil karya siswa SMK 7 Semarang yakni Printer 3D. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

MUGASSARI – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 7 Semarang mendesak kepada pemerintah untuk segera melisensikan hasil kreasi teknologi yang telah diciptakan. Hal ini untuk mengantisipasi timbulnya pembajakan ataupun klaim dari oknum lain.

Kepala Sekolah SMKN 7 Semarang, Sudarmanto mengatakan hasil kreasi tehnologi modern yang diciptakan para siswanya bukan hanya sekadar dipamerkan dan dilombakan. Pihaknya berkeinginan supaya Pemkot Semarang melisensikan ciptaan teknologi yang telah merambah di tingkat nasional.

”Harapan saya ada dukungan dari Dinas Pendidikan dan pemkot untuk mengakui hasil karya anak atau siswa ini untuk dilisensikan. Supaya tidak diakui oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya kepada Radar Semarang, Selasa, (24/2) kemarin.

Menurut Sudarmanto, teknologi ciptaan siswanya ini sering menjuarai perlombaan hingga tingkat nasional. Sejak tahun 2011, SMK 7 sudah menelurkan 6 karya di bidang teknologi. ”Termasuk pembuatan printer 3 dimensi yang kita pamerkan ini. Saya bangga dengan para siswa di sini. Saya berharap siswa lain dari semua jurusan bisa menciptakan alat-alat canggih dan modern lainnya,” kata Sudarmanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin akan memberi dukungan penuh kepada para siswa. Salah satunya dengan mengusahakan hak paten atas karya siswa tersebut.

”Secara bertahap, hak paten nantinya akan diurus. Jadi teknologi ini tidak hanya untuk dedikasi saja. Nantinya juga akan mengarah ke sektor bisnis,” ujar Bunyamin yang berjanji akan membantu mencarikan dana untuk pembuatan teknologi tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, sangat mengapresiasi hasil teknologi yang diciptakan para siswa di Kota Semarang. ”SMKN 7 juga telah membuktikan dunia muda yang terampil. Teknologi yang diciptakan para siswa SMK 7 ini perlu dikembangkan,” ujar wali kota. (mha/zal/ce1)