ULP Minimalisasi Kongkalikong Proyek Pengadaan

199

MUNGKID– Pemerintah Kabupaten Magelang membentuk Unit Layanan Pengadaan (ULP). Lembaga ini menjadi sebuah unit layanan terpadu pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah.

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan tujuan yang hendak dicapai dalam pembentukan unit kerja ini adalah membuat proses pengadaan barang atau jasa pemerintah menjadi lebih terpadu, efektif, dan efisien.

Selain itu juga meningkatkan efektifitas tugas dan fungsi SKPD dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi. “Menjamin persamaan kesempatan, akses dan hak bagi penyedia barang atau jasa agar tercipta persaingan usaha yang sehat,” kata dia, kemarin.

Dia mengatakan ULP bertugas menyelenggarakan seluruh pelayanan pengadaan barang atau jasa yang dilakukan oleh Pemkab. Pemkab mengklaim dengan adanya ULP ini merupakan salah satu bentuk pelayanan untuk masyarakat dan bebas KKN.

“ULP ini juga nantinya mengoordinasikan semua kegiatan penyelenggaraan pengadaan barang atau jasa pada SKPD atau unit kerja di Pemerintah Kabupaten Magelang,” jelas dia.

Zaenal mengatakan organisasi ini ditujukan untuk mendukung upaya pemerintah tersebut serta dalam rangka melaksanakan amanat Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 tentang perubahan keempat atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah.

“Serta menjamin proses pengadaan barang/jasa pemerintah, dilakukan oleh aparatur yang profesional oleh ULP,” jelasnya.
Dia menjelaskan, pembentukan ULP ini merupakan upaya pemberantasan korupsi. Karena, saat ini aparatur sipil negara dituntut untuk bekerja lebih profesional yang bebas dari perilaku korupsi, kolusi dan nepotisme, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Undang-Undang ini bertujuan untuk menjaga kode etik profesi dan standar pelayanan profesi aparatur sipil negara,” jelasnya.

Dia juga berpesan pada PNS untuk melaksanakan tugas keseharian sesuai dengan tupoksinya. Sehingga, dengan pembentukan organisasi seperti ULP, pada akhirnya seluruh pegawai di Kabupaten Magelang mampu menjadi aparatur yang bersih, kompeten, dan mampu melayani masyarakat dengan lebih cepat dan baik. (vie/lis)