Pemkot Semarang Perangi DBD

104
KEBERSIHAN LINGKUNGAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak masyarakat untuk memerangi DBD, dengan cara menggalakkan PSN. (HUMAS for RASE)
KEBERSIHAN LINGKUNGAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak masyarakat untuk memerangi DBD, dengan cara menggalakkan PSN. (HUMAS for RASE)
KEBERSIHAN LINGKUNGAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak masyarakat untuk memerangi DBD, dengan cara menggalakkan PSN. (HUMAS for RASE)

Penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjadi perhatian serius Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Pasalnya, persebaran penyakit ini sudah menghawatirkan. Oleh karena itu Pemkot Semarang mengajak masyarakat memerangi penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk ini. Salah satunya dengan melakukan pemberatansan sarang nyamuk, dengan cara 3 M (menguras, menutup, dan mengubur barang bekas yang dapat menjadi penampungan air).

Guna meningkatkan kewaspadaan akan wabah DBD ini, seluruh warga masyarakat Kota Semarang diminta untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.“Tolong cek tempat-tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti bak mandi, pot bunga, gentong, botol-botol, dan lainnya,” pesan Hendi sapaan akrabnya.

Yang terpenting, lanjut wali kota, untuk tetap melaksanakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). PSN menurutnya lebih efektif dibandingkan fogging karena dapat membunuh hingga jentiknya, sedangkan fogging hanya membunuh nyamuk dewasa.
Wabah DBD ini tak hanya menjangkiti orang dewasa saja melainkan juga anak-anak. Wali kota berharap masyarakat terus bergerak melawan DBD dan menggalakkan aksi kebersihan lingkungan mulai dari tumah-masing-masing hingga RT. (PIK)