MERIAHKAN IMLEK : Peserta Imlek Spekta Singing unjuk kebolehan di panggung Artos Mall akhir pekan lalu. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MERIAHKAN IMLEK : Peserta Imlek Spekta Singing unjuk kebolehan di panggung Artos Mall akhir pekan lalu. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MERIAHKAN IMLEK : Peserta Imlek Spekta Singing unjuk kebolehan di panggung Artos Mall akhir pekan lalu. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Peserta lomba menyanyi Mandarin beradu kemampuan di ajang Mandarin Specta Singing Sabtu (21/2) lalu. Ajang ini justru banyak diminati kaum lanjut usia dari berbagai daerah, seperti Solo, Kebumen, Purworejo.

“Sementara ini belum ada lomba menyanyi lagu-lagunya Mandarin di Magelang, ternyata responnya luar biasa. Mereka justru menyarankan bikin acara yang lebih besar, dan mereka siap mendukung,” kata sekretaris Gerak Sukses Berkarya (GSB) event organizer penyelenggara kegiatan, Hendrati Ida, di sela-sela acara, kemarin di atrium Artos Mall.

Dia cukup tercengang karena pesertanya kebanyakan lansia. Namun soal suara ternyata tidak kalah dari penyanyi aslinya. “Suaranya nggak kalah sama kaset,” akunya.

Selain itu, Project Manager GSB, Zaky Fahmi menambahkan, tak kalah menarik, peserta dari Imlek Specta Singing membawakan berbagai genre lagu yang dinyanyikan. Menariknya, para peserta justru notabene masih duduk di bangku SD, karena dibatasi umur maksimal 12 tahun.

“Tujuannya untuk menjaring bibit-bibit penyanyi cilik yang berkualitas. Supaya mereka ada wadahnya, dan melatih mental mereka untuk tampil di depan umum,” tambahnya.

Dalam even yang digelar untuk menyemarakkan Imlek itu, pihaknya mengambil juara 1, 2, 3, sampai harapan 5 untuk lomba nyanyi Mandarin, sedangkan lomba menyanyikan lagu bebas diambil juara 1,2,3 sampai harapan 3. (put/lis)