SEMARANG – Sebanyak 27 petinju dari berbagai daerah di Jateng telah selesai melakoni tes fisik yang kemarin digelar oleh Pertina Jateng sebagai salah satu sarat untuk masuk dalam kerangka tim Jateng yang akan turun di babak kualifikasi PON XIX Jabar yang akan digelar tahun ini.

Para petinju yang memiliki nilai tes kurang baik, akan dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Sedangkan yang lolos, akan mengikuti pelatda hingga digelarnya PraPON. Dari 27 petinju itu, tujuh adalah petinju wanita.

Di antaranya Aldila Eka, Ulfa Choerotun dan Serli Yusiana. Sementara petinju-petinju pria, di antaranya Johanis Sampelo, Nugroho Fajar, Suryanto, Marsudi Setiawan, Ahmad Saridin, Wahidin dan Suryanto.

Sedangkan empat petinju lainnya adalah petinju yang memperkuat Jateng pada PON Riau XVIII/2012 lalu seperti Ari Marsiana (Kabupaten Banyumas), Musa Cahyadi (Kabupaten Karanganyar), Willis Boy Riripoy (DMC Kota Surakarta) dan Ahmad Amri (Kota Semarang).

Ketua Harian Pertina Jateng Sudarsono mengatakan, pihaknya tidak akan memaksakan atlet untuk memenuhi 16 kelas yang dipertandingkan. Bila memang di kelas-kelas tertentu tidak ada atlet yang memenuhi persyaratan, maka Pertina Jateng tidak akan mengirimkan ke PraPON. ”Akhir pekan ini akan diumumkan siapa yang lolos tes Pelatda, siapa yang belum lolos dan yang tidak lolos. Atlet yang belum lolos diminta menambah kemampuan di daerah masing-masing dan masih berkesempatan bergabung. Sedangkan yang tidak lolos sudah tidak punya kesempatan,” ujar Sudarsono.

Ujian tersebut sudah berlangsung selama dua pekan di kompleks Gelora Jatidiri. Tes-tes meliputi aspek fisik, kesehatan, keterampilan dan juga psikologis. Di awal seleksi, mereka di tes terlebih dulu untuk melihat kondisi awal. Kemudian di akhir sesi latihan kembali di tes untuk melihat perubahannya.

Sudarsono mengatakan, para petinju yang lolos tes akan langsung mengikuti pelatda. Hasil latihan selama pelatda akan dievaluasi pada pelaksanaan Kejurprov Tinju di Pekalongan, 24-28 Maret mendatang. Dia meminta, atlet-atlet pelatda dapat unjuk gigi di kejuaraan tersebut. ”Selain senior, pada kejurprov nanti, kami juga akan digelar kelompok yunior dan youth. Tujuannya untuk terus menggairahkan pembinaan dan regenari petinju-petinju muda dari masing-masing daerah di Jateng. Dengan begitu regenerasi akan berjalan dengan baik,” pungkasnya. (bas/smu)