Survivor Kanker Gelar Gold Ribbon Campaign

203
PEDULI: Para survivor kanker anak yang tergabung dalam Cancer Buster Community menggelar kampanye tentang penyakit kanker di Jalan Pahlawan, kemarin. (Joko Susanto/Radar Semarang)
PEDULI: Para survivor kanker anak yang tergabung dalam Cancer Buster Community menggelar kampanye tentang penyakit kanker di Jalan Pahlawan, kemarin. (Joko Susanto/Radar Semarang)
PEDULI: Para survivor kanker anak yang tergabung dalam Cancer Buster Community menggelar kampanye tentang penyakit kanker di Jalan Pahlawan, kemarin. (Joko Susanto/Radar Semarang)

PLEBURAN – Kurangnya pengetahuan dan perhatian masyarakat terkait penyakit kanker membuat penanganan pencegahan tidak optimal. Oleh karena itu, survivor kanker yang tergabung dalam Cancer Buster Community (CBC) Kota Semarang, menggelar sosialisasi Gold Ribbon Campaign di sepanjang Jalan Pahlawan, kemarin.

Ajeng Kurnia Wardhani, ketua panitia acara tersebut mengatakan, kegiatan ini rangka peringatan International Childhood Cancer Day (Hari Kanker Anak Internasional). Tujuan peringatan ini untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dunia terhadap penyakit kanker pada anak. ”Selain itu, juga untuk memperkenalkan Gold Ribbon, sebagai lambang resmi internasional untuk kanker pada anak. Sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat,” ujar Ajeng, Kamis (19/2) kemarin.

CBS adalah suatu komunitas di mana para anggotanya pernah menderita kanker pada masa anak-anak dan saat ini telah selesai menjalani pengobatan. ”CBC Semarang dalam memperingati Hari Kanker Anak Internasional (HKAI) 2015 akan mengadakan acara Gold Ribbon campaign dengan tema Indonesia Goes for Gold,” katanya.

Dalam kegiatan sosialisasi kemarin, dilakukan pembagian leaflet yang berisi tentang pengetahuan kanker pada anak. Selain itu juga membagi balon untuk anak-anak.

Herawati Triyanto, selaku Ketua Yayasan Hematologi (Yasmia) menambahkan, pihaknya mengajak masyarakat untuk menyumbangkan darahnya bagi kemanusiaan ke pihak Palang Merah Indonesia (PMI). ”Sebagai bagian dari bentuk partisipasi mendukung kampanye HKAI, ayo sumbangkan darah Anda melalui PMI,” katanya.

Herawati menjelaskan, banyak jenis kanker pada anak seperti kanker pada cairan tubuh (leukimia), ada juga kanker berbentuk tumor padat .Seperti neuroblastoma, lymphoma, hepatoblastoma, osteosarcoma, wilms tumor dan germ cell tumor.

Gejalanya yang sering ditemukan pada anak, lanjut Herawati pada mata seperti terlihat seperti mata kucing ada juga pada leher seperti benjolan bertambah besar dalam waktu singkat. ”Masih ada lagi pada perut terlihat membuncit, bila ditekan akan teraba benjolan. Untuk tangan atau kaki biasanya disertai bengkak atau nyeri dan terakhir pada otak disertai gejala pusing, muntah dan lumpuh,” ungkap Herawati. (mg21/zal/ce1)