TONTONAN BERKELAS: Laga antara Bandung Utama melawan NSH GMC Jakarta, pada Indihome National Basketball League (NBL) Indonesia seri lalu di Batam. Kedua tim serta tim-tim hebat lain akan berlaga di Semarang pada seri ke VII NBL dan seti IV WNBL. (DOK/RASE)
TONTONAN BERKELAS: Laga antara Bandung Utama melawan NSH GMC Jakarta, pada Indihome National Basketball League (NBL) Indonesia seri lalu di Batam. Kedua tim serta tim-tim hebat lain akan berlaga di Semarang pada seri ke VII NBL dan seti IV WNBL. (DOK/RASE)
TONTONAN BERKELAS: Laga antara Bandung Utama melawan NSH GMC Jakarta, pada Indihome National Basketball League (NBL) Indonesia seri lalu di Batam. Kedua tim serta tim-tim hebat lain akan berlaga di Semarang pada seri ke VII NBL dan seti IV WNBL. (DOK/RASE)

SEMARANG – Sebanyak 19 laga Seri VII Indihome National Basketball League (NBL) Indonesia dan delapan laga Seri IV Women National Basketball League (WNBL) akan dimainkan di GOR Sahabat Semarang 4-8 Maret 2015 mendatang.

Dimainkannya dua kompetisi basket terbesar di Indonesia tersebut tentunya menjadi berkah tersendiri bagi dunia basket Kota Semarang. Khususnya untuk NBL, musim ini adalah musim pertama NBL memainkan seri Semarang.

“Pastinya akan ada dampak positif dimainkannya NBL dan WNBL di Semarang kali ini. Kami berharap akan semakin menambah gairah dunia basket Kota Semarang di masa yang akan datang,” kata manajer tim Sahabat Semarang, Poa Seng Goeng.

Khusus untuk Sahabat dengan tampil sebagai tuan rumah di Seri IV WNBL mendatang menurut Poa Seng diharapkan bisa menambah kepercayaan diri Yuni Anggraeni dkk untuk mewujudkan target menjadi yang terbaik musim ini. “Dengan tampil sebagai tuan rumah pastinya kepercayaan diri anak-anak akan lebih baik, meski semuanya juga akan diimbangi dengan persiapan tim yang lebih matang lagi,” sambung Poa Seng dihubungi kemarin.

Di Seri Semarang mendatang anak-anak Sahabat total akan memainkan tiga laga mereka yaitu versus Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta (5/3), Rajawali Bandung (7/3) dan terakhir menghadapi Surabaya Emdee Fever (8/3).

Sementara sebelum melakoni laga sebagai tuan rumah do Seri Semarang, anak-anak Sahabat akan lebih dulu bertarung di Seri III Solo yang akan digelar di Sritex Arena Solo 26 Februari hingga 1 Maret 2015 mendatang.

Pada Seri III Solo tersebut Yuni Anggraeni dkk juga akan melakoni dua laga penting yaitu versus Merah Putih Predator Jakarta 27 Februari 2015 dan derby Jateng versus Sritex Dragons Solo sehari setelahnya atau 28 Februari.

Pelatih Sahabat, Xaverius Wiwid dihubungi terpisah mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan evaluasi demi memperbaiki permainan anak-anak asuhnya ketika tampil di Kota Bengawan nanti. ”Di seri II lalu agresivitas pemain sangat kurang. Mereka masih kerap menunggu bola dan kurang aktif untuk melakukan steal (curi bola) dari lawan. Itu yang menjadi prioritas kami” tutur Wiwid kemarin.

Jika masih seperti itu, lanjutnya berhadapan dengan tim-tim yang mempunyai speed dan power yang kuat bisa kedodoran. Selain sisi pertahanan, transisi dari menyerang ke bertahan atau sebaliknya juga masih belum memuaskan pelatih tim basket putri PON XIX 2016 Jateng itu. Menurutnya, pemainnya masih sering terlambat menutup pergerakan lawan saat keadaan berbalik ke bertahan usai menyerang. Secara tim, permainan sudah jauh meningkat.

Saat ini, mantan asisten pelatih timnas putri KU 18 itu juga tengah fokus meningkatkan fisik pemain. Setelahnya, baru pada pendalaman taktik menghadapi tuan rumah Sritex Solo dan MPP. Yang cukup melegakan adalah performa pemain cadangan kian meningkat. ”Saat seri II, kontribusi mereka sangat minim. Hal ini juga yang menjadi fokus kami pada latihan rutin jelang seri III,” pungkasnya. (bas/smu)