3.292 Mahasiswa Undip Ditarik

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

TEMBALANG – Sebanyak 3.292 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) ditarik di lapangan Widyapuraya kampus Undip Tembalang. Setelah sekitar 35 hari mengabdi, berbaur, berkolaborasi dengan berbagai unsur di desa untuk mengembangkan masyarakat desa.

Hal tersebut dikatakan oleh Rektor Undip, Sudharto P Hadi. Ia berharap setelah mahasiswa melewati salah satu masa penting dalam dunia akademik kampus yakni KKN para mahasiswanya dapat memiliki kompetensi diri yang kelak akan sangat berguna dalam dunia kemasyarakatan dan kerja. ”Kepemimpinan, komunikasi, networking, kemandirian merupakan hal yang sangat penting dapat kalian peroleh dalam KKN dan hal itu tergantung dari keseriusan mahasiswa dalam melaksanakannya di daerah KKN,” katanya, kemarin.

Sementara itu Ketua LPPM Undip, Ocky Karna Rajasa mengungkapkan KKN UNDIP Tim I Tahun 2015 telah diselenggarakan selama 35 hari, terhitung sejak 13 Januari 2015 hingga 17 Februari 2015.

Ke semua mahasiswa tersebut diterjunkan pada 6 wilayah kabupaten, antara lain di Kabupaten Magelang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati, dan kabupaten Jepara. Di mana pada tiap kabupatennya didistribusikan pada 5 kecamatan, dan tiap kecamatan antara 10 hingga 19 desa. ”Dari hasil pengamatan dosen, KKN terhadap pelaksanaan program kegiatan KKN serta berdasarkan laporan rencana kegiatan yang telah disusun mahasiswa, secara umum KKN Tim I 2015 dapat dikategorikan baik,” katanya.

Ocky juga mengatakan dengan ragam dan macam pemberdayaan masyarakat, baik yang bersifat penyuluhan, pelatihan serta demonstrasi, maupun pameran teknologi, yang kesemuanya tersebut merupakan hilirisasi kegiatan penelitian maupun hasil proses belajar mengajar para mahasiswanya.

Ocky menambahkan, dalam KKN Tim I Tahun 2015 ini tema yang diambil yaitu Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, dengan objek-objek antara lain perwilayahan, Unit Kegiatan Masyarakat (UKM), sumber daya alam dan konservasi lingkungan, teknologi tepat guna, maupun pemberdayaan keluarga. ”Jenis program yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa peserta KKN, antara lain Program Keilmuan, Program Multidisipliner, dan program lainnya yang pada umumnya bersifat sosial,” pungkasnya. (ewb/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -