3.292 Mahasiswa Undip Ditarik

92

TEMBALANG – Sebanyak 3.292 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) ditarik di lapangan Widyapuraya kampus Undip Tembalang. Setelah sekitar 35 hari mengabdi, berbaur, berkolaborasi dengan berbagai unsur di desa untuk mengembangkan masyarakat desa.

Hal tersebut dikatakan oleh Rektor Undip, Sudharto P Hadi. Ia berharap setelah mahasiswa melewati salah satu masa penting dalam dunia akademik kampus yakni KKN para mahasiswanya dapat memiliki kompetensi diri yang kelak akan sangat berguna dalam dunia kemasyarakatan dan kerja. ”Kepemimpinan, komunikasi, networking, kemandirian merupakan hal yang sangat penting dapat kalian peroleh dalam KKN dan hal itu tergantung dari keseriusan mahasiswa dalam melaksanakannya di daerah KKN,” katanya, kemarin.

Sementara itu Ketua LPPM Undip, Ocky Karna Rajasa mengungkapkan KKN UNDIP Tim I Tahun 2015 telah diselenggarakan selama 35 hari, terhitung sejak 13 Januari 2015 hingga 17 Februari 2015.

Ke semua mahasiswa tersebut diterjunkan pada 6 wilayah kabupaten, antara lain di Kabupaten Magelang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati, dan kabupaten Jepara. Di mana pada tiap kabupatennya didistribusikan pada 5 kecamatan, dan tiap kecamatan antara 10 hingga 19 desa. ”Dari hasil pengamatan dosen, KKN terhadap pelaksanaan program kegiatan KKN serta berdasarkan laporan rencana kegiatan yang telah disusun mahasiswa, secara umum KKN Tim I 2015 dapat dikategorikan baik,” katanya.

Ocky juga mengatakan dengan ragam dan macam pemberdayaan masyarakat, baik yang bersifat penyuluhan, pelatihan serta demonstrasi, maupun pameran teknologi, yang kesemuanya tersebut merupakan hilirisasi kegiatan penelitian maupun hasil proses belajar mengajar para mahasiswanya.

Ocky menambahkan, dalam KKN Tim I Tahun 2015 ini tema yang diambil yaitu Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, dengan objek-objek antara lain perwilayahan, Unit Kegiatan Masyarakat (UKM), sumber daya alam dan konservasi lingkungan, teknologi tepat guna, maupun pemberdayaan keluarga. ”Jenis program yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa peserta KKN, antara lain Program Keilmuan, Program Multidisipliner, dan program lainnya yang pada umumnya bersifat sosial,” pungkasnya. (ewb/zal/ce1)

Silakan beri komentar.