ALAMI : Agustina Berti dari Amata Borobudur Resort menjelaskan konsep resortnya yang menonjolkan nuansa alami. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
ALAMI : Agustina Berti dari Amata Borobudur Resort menjelaskan konsep resortnya yang menonjolkan nuansa alami. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
ALAMI : Agustina Berti dari Amata Borobudur Resort menjelaskan konsep resortnya yang menonjolkan nuansa alami. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Setelah soft opening 22 Desember lalu, Amata Borobudur Resort di Kabupaten Magelang, siap menghadapi persaingan bisnis perhotelan yang makin menggeliat. Pegunungan Menoreh menjadi view yang ditawarkan, dan keunikan cottage kayu.

“Kami ada 7 cottage, dan yang sudah ready ada 6. Baik twin maupun double ada,” kata bagian umum Amata Borobudur Resort, Agustina Berti, kemarin.

Menurutnya, cottage dilengkapi desain interior kayu memang menjadi daya tarik tamu-tamunya, khususnya dari luar negeri. Kesan natural dan menyatu dengan alam lebih menonjol. Kendati demikian, dalam ruangan tetap ada unsur modern dari lighting, fasilitas TV cable, dan perabotan modern lainnya. “Pelayanan dan kebersihan selalu kami utamakan. Agar tamu merasa hommy,” tambahnya.

Hingga kini, para tamu sudah cukup banyak yang datang meski diakuinya proses pembangunan belum sepenuhnya rampung. Diklaim, tamu sudah menjadi pelanggan. (put/lis)