PDIP Jajaki Koalisi dengan Gerinda

185

DEMAK – Menjelang pilkada 2015, sejumlah parpol di Demak mulai gencar mencari koalisi. DPC PDIP Demak dan Partai Gerindra misalnya mulai menggencarkan penjajakan dukungan dari papol lain. Fungsionaris DPC PDIP, Sonhaji mengatakan, partainya sementara ini sudah berkomunikasi dengan Partai Gerindra. Setelah itu, menyusul berkomunikasi dengan partai lainnya, termasuk PKB, Partai Golkar dan fraksi-fraksi partai lainnya di DPRD Demak. “PDIP berupaya mencari figur atau tokoh yang nasionalis religius. Lebih dari itu, calon memiliki komitmen yang kuat untuk membangun Demak lebih baik lagi,” katanya.

Karena itu, calon bupati (cabup) maupun calon wakil bupati (cawabup) bisa dari internal maupun eksternal partai. Dari internal misalnya, PDIP mendorong tampilnya kader terbaik, yakni Fahrudin Bisri Slamet yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Demak. Yang bersangkutan berhasil membuktikan dirinya mampu mengelola partai dan konstituen sehingga dalam pencalonan sebagai anggota dewan pada pemilu legislative lalu suaranya tertinggi di Demak. “Kami pun berharap, dari PDIP setidaknya juga muncul calon terbaik,” imbuhnya.

Menurutnya, meski pilkada tinggal 8 bulan lagi, namun PDIP sebagai partai yang sudah mengakar tidak risau. Karena itu, persiapan telah dilakukan untuk bisa merebut kemenangan dalam pilkada mendatang. Sonhaji menambahkan, partainya segera membentuk tim penjaringan calon yang selanjutnya pada saatnya nanti digodok dalam partai koalisi.

Sekretaris DPC PDIP, Fahrudin Bisri Slamet menegaskan, PDIP siap menjaring kandidat cabup cawabup baik dari internal maupun eksternal partai. Karena itu, pihaknya terus melakukan penjajakan termasuk dengan partai lainnya yang bisa diajak berkoalisi. “PDIP nanti tetap akan berkoalisi dengan partai lain,” katanya.

Terkait dirinya yang digadang-gadang akan dicalonkan, ia tetap konsisten pada tugasnya sekarang, yakni sebagai Wakil Ketua DPRD Demak dari PDIP dan bukan sebagai kepala daerah. “Kecuali, kalau yang menentukan DPP PDIP saya tidak tahu nanti bagaimana. Sebab, semuanya tergantung DPP. Yang jelas, kita buka lebar calon dari internal maupun eksternal partai,” tambahnya.

Menurut Slamet, dalam waktu dekat ini PDIP baru akan menggelar musancab (musyawarah anak cabang) di 14 PAC. Setelah itu, baru konferensi cabang (konfercab) DPC PDIP.

Ketua DPC Partai Gerindra, Masykuri juga mengatakan, bahwa pihaknya kini sedang menggalang komunikasi politik dengan partai lain, termasuk PDIP. “Kita awali dengan ijtihad politik yaitu proses penjajakan kaolisi dengan partai lain. Soal calon bupati dan wakilnya tentu nanti kita cari yang betul betul punya kapasitas dan kapabilitas yang baik untuk mensejahterakan masyarakat,”katanya.

Masykuri menambahkan, Partai Gerindra sudah mempunyai figur atau tokoh yang bisa dicalonkan sebagai bupati maupun wakilnya. Meski demikian, semua itu pada akhirnya harus mendapatkan rekomendasi dari DPP Gerindra. “Untuk siapa figur itu, belum dapat kita sebutkan. Tentu tetap menunggu waktu yang tepat pada saatnya nanti,” imbuhnya. Informasi yang dihimpun, selain dari eksternal, sebagai Ketua DPC Gerindra, Masykuri dan Bendaharanya H Muntohar tetap berpeluang menjadi kandidat cabup cawabup dari internal partai. (hib/fth)