Khawatirkan Talud Ambrol

117

SALATIGA-Talud di sebelah barat permukiman Perumahan Puri Argomulyo atau dikenal dengan Perum Asabri di Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, saat ini nyaris roboh akibat tergerus air saat hujan. Selain itu jalan di perumahan terlihat rusak berat. Karena itu, warga setempat meminta perhatian serius Pemkot Salatiga untuk memperbaikinya.

Salah satu warga, Rendra, 35, mengungkapkan bahwa talud mulai rusak dan terlihat miring ke arah sungai tersebut sudah berlangsung sekitar satu tahun yang lalu. Namun, kini semakin membahayakan akibat tergerus air hujan. Kondisinya saat ini semakin menghawatirkan. “Saya sangat khawatir jika talud tidak segera dibenahi, takutnya setiap saat saja roboh,” ujar Rendra.

Ia menambahkan, selain talud yang rusak berat, jalan aspal di Perumahan Asabri juga sangat memprihatinkan. “Kondisi jalan di perumahan ini juga parah, sudah beberapa kali, saya dan warga perbaikannya. Namun hingga kini, belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemkot Kota Salatiga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 04/RW 08, Sri Waluyo saat ditemui membenarkan tentang kondisi talud yang memprihatinkan tersebut. Sudah tiga bulan ini, talud memang terkikis akibat tergerus air hujan. “Kondisi talud sudah sangat membahayakan. Yang saya takutkan jika roboh setiap saat. Apalagi jika siang hari, banyak anak yang bermain di sekitar talud tersebut,” ujar Waluyo.

Pihaknya telah merencanakan akan mengumpulkan warga membahas tentang rencana perbaikannya. Karena kondisinya sudah sangat membahayakan. Menurutnya, jika memang tidak ada bantuan pemerintah, warga berencana membangunnya dengan cara swadaya.

“Namun kami sangat berharap Pemkot Salatiga mau membantu. Karena dari dulu setiap mengajukan proposal selalu ditolak oleh Pemkot. Apalagi, Perumahan Asabri ini belum diakui karena pihak developer katanya belum menyerahkan ke Pemkot Salatiga,” imbuh dia. (sas/ida)