102 Pejabat Kendal Dimutasi

148
MUTASI: Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti mengambil sumpah jabatan pada pelantikan pejabat struktural, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
MUTASI: Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti mengambil sumpah jabatan pada pelantikan pejabat struktural, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
MUTASI: Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti mengambil sumpah jabatan pada pelantikan pejabat struktural, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

KENDAL – Memasuki akhir masa jabatannya, Bupati Kendal Widya Kandi Susanti melakukan perombakan besar-besaran. Setidaknya ada sebanyak 102 pejabat struktural pegawai negeri sipil (PNS) dimutasi. Mereka dari eselon II A dan II B, III A dan III B dan IV A dan IV B. Dari 102, satu pejabat eselon III B diturunkan pangkatnya. Yakni atas nama Achmadi dari jabatan sebelumnya Camat Patebon menjadi Kabid Keluarga Sejahtera pada BPPKB. Penurunan pangkat dilakukan karena yang bersangkutan pernah melakukan pelanggaran pada saat bertugas sebagai sekretaris KPU Kendal.

Selain itu ada satu pejabat eselon II B, yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Astuti Watiningrum dimutasi sebagai staf ahli bupati bidang ekonomi dan keuangan. “Ini bukan karena ada pelanggaran, melainkan atas permintaan pribadi yang bersangkutan lantaran faktor kesehatan sehingga Astuti ingin bekerja yang tidak terlalu berat,” kata Widya Kandi, Rabu (18/2).

Widya berdalih mutasi dilakukan karena masa jabatan pejabat sudah lama. Ia menyangkal, jika mutasi dilakukan untuk mencari dukungan dalam Pemilihan Kepala Dearah (Pilkada) Kendal 2015. “Kalau mutasi jabatan ini saya lakukan untuk mencari dukungan, maka kepala dinas itu akan saya mutasi semua. Tapi itu tidak saya lakukan,” imbuhnya.

Mutasi tersebut dilakukan untuk penyegaran di instansi-intansi karena banyak PNS yang sudah belasan tahun tidak dilakukan mutasi. “Belasan tahun menjabat itu-itu saja, kan juga tidak sehat. Harus ada penyegaran, karena jika satu yang atas dirombak maka bawahan dan staf-staf ada perubahan,” tambahnya.

Tapi pada saat memberikan sambutan, Bupati justru secara terang-terangan meminta dukungan kepada pejabat yang dilantiknya untuk mendukung pemerintahannya. Sebab ia bertekad untuk maju kembali sebagai calon Bupati Kendal nantinya di Pilkada 2015. Ia mengatakan jika sudah banyak yang telah ia torehkan untuk kemajuan kendal seperti Pelabuhan Tanjung Kendal, Kawasan Industri Kendal, pembanguan jalan, dan sebagainya. “Namun itu semua belum selesai dan masih menjadi PR saya untuk saya lanjutkan kedepannya. Jadi saya minta dukungannya dari semua yang hadir di sini,” tuturnya saat menyampaikan sambutannya.

Juru Bicara Jaringan Masyarakat Kendal (Jamak) Slamet Priyatin berharap perombakan tersebut haruslah membawa perubahan dalam kinerja PNS yang selama ini masih sering dipersepsikan dengan pelayanan yang berbelit-belit. “Pelayanan masyarakat harus lebih mudah. Jangan sampai pelayanan ini hanya dijadikan alat untuk strategi politik di Pilkada 2015,” katanya. (bud/fth)