PERIZINAN: Camat se-Kabupaten Batang, mengikuti arahan terkait regulasi dan kewenangan perizinan, kemarin. (Taufik Hidayat/Radar Semarang)
PERIZINAN:  Camat se-Kabupaten Batang, mengikuti arahan terkait regulasi dan kewenangan perizinan, kemarin. (Taufik Hidayat/Radar Semarang)
PERIZINAN: Camat se-Kabupaten Batang, mengikuti arahan terkait regulasi dan kewenangan perizinan, kemarin. (Taufik Hidayat/Radar Semarang)

BATANG- Banyaknya keluhan dari masyarakat tentang sulitnya mengurus segala perizinan, mulai izin usaha dan lain sebagainya, Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo, mewacanakan sistem perizinan terpadu, yang mudah cepat, efektif dan efisien.

Untuk merealisasikan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan ( PATEN) tersebut, Selasa (17/2) siang kemarin, Bupati Batang mengumpulkan seluruh camat se Kabupaten Batang, di Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu. Mereka diberi pengarahan dan kewenangan perizinan agar kepengurusan izin di tingkat kecamatan bisa cepat.

Bupati Batang Yoyok Rio Sudibyo mengatakan berharap agar proses pelayanan administrasi terpadu bisa lebih mudah, cepat, efektif dan efisien. Menurutnya, kewenangan izin di kecamatan sudah lama diwacanakan. Namun baru akan direalisasikan tahun ini. “Saya ingin proses pelayanan administrasi terpadu bisa lebih mudah cepat, efektif dan efisien bisa di laksanakan di kecamatan saja,” kata Yoyok, sapaan akrabnya.

Untuk mendukung sistem tersebut, lanjutnya, pemda akan segera melengkapai sarana dan prasarana. Baik perangkat lunak maupun perangkat kerasnya. Menurutnya, dengan sarpras tersebut, masyarakat akan tahu dan mengertim proses pembuatan administrasi kependudukan dan proses perizinan bisa diselesaikan pada tingkat Kecamatan, melalui monitor informasi secara aplikasi touch screen. “Camat harus mendukung program tersebut, dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakatnya dan menyiapkan sumber daya manusianya, walapaun program tersebut sudah ada, akan tetapai agar lebih di optimalkan dan maksimalkan secepat mungkin,” tegas Yoyok.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Batang, Budiman, menjelaskan perlu adanya peningkatan pemahaman teknis dan regulasi terkait kebijakan umum tentang pelaksanaan pelayanan administrasi terpadu kecamatan. Sehingga pelimpahan sebagai urusan kewenangan bupati kepada camat dan prosedur – prosedur perizinan yang akan diaksanakan dan diselesaikan hanya di kecamatan.(thd/zal)