TES NARKOBA: Tes urine yang dilakukan di Mapolres Pekalongan Kota kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
TES NARKOBA: Tes urine yang dilakukan di Mapolres Pekalongan Kota kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
TES NARKOBA: Tes urine yang dilakukan di Mapolres Pekalongan Kota kemarin. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN – Sebanyak 72 anggota Polres Pekalongan Kota menjalani tes urine secara mendadak di Aula Mapolres setempat, Selasa (17/2) pagi. Tes tersebut dilakukan sebagai antisipasi penggunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya di kalangan anggota setempat.

Tes urine yang dilakukan oleh Tim Kedokteran Kesehatan (Dokkes) dan Propam polres setempat itu digelar tanpa ada pemberitahuan terlebih dulu ke anggota. Usai apel pagi, anggota polres baik itu unsur Perwira maupun Bintara yang namanya disebut harus segera mengikuti tes urine. Tampak beberapa anggota terlihat kaget, namun tetap siap menjalankan tes urine, karena kewajiban.

Secara bergiliran, satu persatu personel sembari didampingi anggota Propam, mengambil sampel urine mereka masing-masing, kemudian dimasukkan ke dalam sebuah wadah khusus. Sampel urine ini lalu diserahkan ke tim Dokkes. Tim dokkes menguji kandungan zat dalam urine tersebut menggunakan ‘test kit’ khusus. Hasilnya, bisa segera diketahui hanya dalam hitungan menit.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Wakapolres Pekalongan Kompol Mashudi mengatakan, tes urine semacam itu dilakukan secara berkala. Hal ini sebagai langkah preventif agar anggotanya terhindari dari penyalahgunaan narkoba.
“Tes urine ini rutin, berkala, tetapi kita lakukan secara insidentil. Waktu pelaksanannya tidak kita informasikan dulu. Tadi, usai apel pagi, langsung kita laksanakan,” katanya.
Ia mengungkapkan, penyalahgunaan narkoba sudah merambah kemana-mana. Maka harus diantisipasi betul, supaya personel polri penegak kamtibmas bisa menjadi suri tauladan yang baik, sehingga mereka harus benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Ini menjadi spirit atau semangat kita bahwa kita semua harus bersih dari narkoba,” tandasnya.

Dari hasil pemeriksaan urine menunjukkan semua personel yang menjalani tes hari itu tidak terindikasi mengonsumsi narkoba atau obat-obatan terlarang lainnya.

Kapolres menegaskan, apabila ada anggotanya yang terbukti mengonsumsi narkoba, pihaknya akan mengambil tindakan tegas. “Nanti kita evaluasi hasilnya seperti apa. Kalau ada yang terlibat, tentunya akan diambil penindakan,” tandas kapolres.(han/aro)