Siswa Pacaran di Pantai Depok, Terjaring Razia

297

KAJEN – Dua pelajar SMK di Kabupaten Pekalongan terpaksa digelandang aparat Satpol PP lantaran tepergok sedang mojok (pacaran, Red) di Pantai Depok, Kecamatan Siwalan, Selasa (18/2) siang. Keduanya, Nur Fitri dan Misbakhul Munir, siswa sebuah SMK di Kecamatan Sragi. Di lokasi yang sama juga diamankan dua pelajar lain dari sekolah yang sama, yakni Abdul Rozaq dan Anang Heri Septian.

Kasi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Kabupaten Pekalongan, Iratra Tri Santoso, mengatakan, dalam kegiatan penertiban tersebut total diamankan 9 pelajar dari berbagai lokasi. “Total ada 9 pelajar yang kami tindak, karena berada di luar sekolah saat jam belajar,” terangnya kepada Radar Semarang.

Dipaparkannya, selain 4 pelajar SMK Negeri di Kecamatan Sragi tersebut, satpol PP juga menciduk 4 pelajar SMA Negeri di Kaje‎n di sebuah warung internet (warnet). Dalam razia yang digelar selama 4 jam sejak pukul 09.30 tersebut, juga diamankan seorang pelajar SMP yang sedang berada di sebuah warung di Kecamatan Wonokerto. “Para pelajar itu kami data, dan diminta membuat surat pernyataan yang diketahui oleh pihak sekolah masing-masing,” kata Iratra.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pekalongan, Alif Nurfiyanto‎, mengatakan, kegiatan rutin tersebut digelar dalam rangka penegakan Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang ketertiban umum. “Sesuai aturan itu siswa dilarang berada di luar sekolah saat jam pelajaran,” ujarnya.

Untuk pembinaan selanjutnya, satpol PP akan memanggil pihak sekolah. Selain itu, juga dilakukan penggeledahan tas milik pelajar. “Kegiatan ini juga mendapatkan tanggapan positif, terutama dari pihak sekolah. Pihak sekolah bersedia datang untuk menjemput putra-putrinya,” katanya. (hil/aro)