SEKAYU – Libur Imlek, jumlah penumpang kereta api (KA) naik 15 persen dari hari biasa. Lonjakan penumpang paling signifikan terlihat pada tujuan Jakarta. Utamanya pada tanggal 18-22 Februari.

”Untuk tanggal 22 Februari, penumpang kereta mencapai 95 persen. Sementara periode tanggal 18 sampai 21 masih tersedia kursi, namun jumlah penumpang pada tanggal tersebut juga mengalami kenaikan,” kata Manager Humas Daop 4 Semarang, Suprapto kepada Radar Semarang, kemarin.

Kereta yang berangkat dari Semarang yakni KA Argosindoro, KA Muria, KA Menoreh dan KA Tawang Jaya adalah kereta yang paling banyak diminati. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang tajam, pihaknya akan menambah rangkaian gerbong kereta api. ”Antisipasi kenaikan penumpang, tentunya dengan menambah kapasitas tempat duduk berupa gerbong tambahan sebanyak satu buah,” imbuhnya.

Selain tujuan Jakarta, pemesanan tiket tujuan Semarang dan Jakarta yang berangkat dari Surabaya pada 22 Februari mendatang juga mengalami kenaikan okupansi. ”Rata-rata KA dari Surabaya tiketnya hampir terjual habis, atau dengan okupansi 95 persen,” paparnya.

Selain Jakarta, Kereta Api dengan tujuan Bandung pun sudah laris manis diburu masyarakat. Bahkan untuk tanggal 18 Februari dan 22 Februari 2015, tiket KA sudah terjual sebanyak 95 persen. ”Untuk jurusan Semarang-Purwokerto belum ada lonjakan yang cukup berarti. Namun diprediksi pada akhir pekan, jumlah penumpang akan mengalami kenaikan,” pungkasnya. (den/zal/ce1)