UN Tidak Menentukan Kelulusan

157
Suyanto. (BUDI/RADAR SEMARANG)
Suyanto. (BUDI/RADAR SEMARANG)
Suyanto. (BUDI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Ujian nasional (UN) yang akan berlangsung pada April nanti tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Sebaliknya, yang menentukan lulus tidaknya siswa adalah pihak sekolah masing-masing. Karena itu, kelulusan siswa menjadi hak prerogative sekolah. Yang penting, siswa terkait ikut UN. Sebaliknya, bila tidak ikut UN, tentu otomatis tidak dapat lulus.

Kabid Sekolah Menengah (Sekmen) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Pemkab Demak, Suyanto mengatakan, karena bukan satu-satunya penentu kelulusan, kini Disdikpora masih menunggu adannya perubahan Peraturan Pemerintah (PP). Informasi yang diterima, pada 29 Januari lalu, PP sudah sampai di meja Menteri Hukum dan HAM. “Kalau PP dirubah, maka peraturan menteri (Permen) pun juga harus dirubah untuk disesuaikan konsepnya. Karena itu, kita agak menunggu lama petunjuk operasional ini terkait adanya perubahan PP dan Permen yang baru. Setelah itu pun, harus ada sosialisasi ke tingkat bawah,” katanya.

Sementara itu, menjelang UN ini, setidaknya ada 4 peserta yang terpaksa harus mengurus surat keterangan hingga ke Kementerian Agama (Kemenag) pusat. Mereka adalah siswa pindahan dari Ponpes Gontor, Ponorogo, Jatim. Empat siswa pindahan tersebut kini telah diproses untuk bisa ikut UN. Mereka sedianya ikut UN di MA Al Irsyad Gajah (1 siswa), MA As Syafi’iyyah Mranggen (1 siswa) dan MAN Demak (2 siswa). “Mereka harus ikut persamaan karena aturan di Ponpes Gontor berbeda,”ujarnya. (hib/fth)