Gagal Jadi Pramugari

197
IST
IST
IST

SEJAK kecil, Yana Eka Prasetyowati sebenarnya bercita-cita menjadi seorang pramugari. Namun rupanya takdir berkata lain. Gadis kelahiran Kendal, Mei 1995 ini justru diterima sebagai pegawai Perlindungan Masyarakat (Linmas) Pemerintah Kabupaten Kendal.

”Cita-citaku sebenarnya pengin jadi pramugari. Tapi, gagal karena saat tes tidak lolos gara-gara mataku minus tiga,” ujar Yana kepada wartawan.

Namun Yana tak hilang asa. Berbekal bakat dan kepiawaian yang dimiliki saat menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Kendal tahun 2011 lalu, ia pun lolos bergabung di Linmas. Yana yang baru masuk kerja pada Senin (2/2) lalu itu mendaftar menjadi anggota Linmas inti di lingkungan kantor Pemkab Kendal.

Diakuinya, sejak lulus SMA pada 2014, dan langsung memasuki dunia kerja menjadi anggota Linmas, merupakan pengalaman tersendiri. ”Meski baru beberapa hari kerja, saya sudah bisa menikmatinya. Karena saya rasa lebih santai dan tidak terlalu padat kesibukannya,” ujarnya.

Pengalaman kerja menjadi seorang anggota Linmas, diakuinya, butuh pengetahuan dan wawasan yang luas. Sebab, bekerja di pemerintahan tidak lepas dengan yang namanya sosial dan politik. Rencana ke depan, Yana bermaksud mencoba membagi waktunya untuk tetap melanjutkan kuliah.

”Jika saya tidak melanjutkan kuliah, jadi apa nantinya? Rencananya saya akan mengambil Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP),” ucapnya. (jpnn/aro/ce1)