Dorong KPU Siapkan Data Calon Pemilih

193

SEMARANG – Persiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di sejumlah daerah untuk menyambut pilkada serentak sudah matang. Meski begitu, DPRD Jateng meminta KPU bergerak cepat untuk menyiapkan data calon pemilih. Meski untuk sementara proses tahapan pilkada dihentikan sementara sembari menunggu keputusan akhir terkait pilkada dari KPU Pusat 18 Februari mendatang.

”Kami di Komisi A sudah berkunjung ke daerah. Dan hasilnya memang KPU sudah siap untuk menyambut pilkada,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Jateng, Ali Mansyur HD. Ia menambahkan, Komisi A sudah berkunjung ke Kabupaten Boyolali, Kabupaten Semarang serta Kabupaten Kendal. Dari kunjungan itu, semua sudah menyatakan siap untuk melaksanakan pilkada. Di Kabupaten Boyolali sudah mengalokasikan anggaran murni pilkada sebesar Rp 14 miliar pada 2015. ”Tapi karena alokasi dinilai kurang, KPU mengajukan Rp 9 miliar dalam anggaran perubahan,” imbuhnya.

Politisi Nasdem ini mengaku secara umum semua KPU di daerah sudah siap melaksanakan pilkada. Boyolali bahkan berkeinginan untuk menggunakan pemilihan e-voting. Tapi menurutnya sistem itu masih belum siap dan belum bisa digunakan untuk pilkada di Jateng. Selain karena biayanya tidak murah, juga membutuhkan sumber daya manusia yang cukup andal dan sudah berpengalaman. ”Aturannya memang belum diperbolehkan. Kami juga heran, Boyolali termasuk daerah yang ngotot untuk sistem e-voting,” imbuhnya.

Di Kabupaten Kendal, KPU secara umum juga sudah siap untuk menyambut pelaksanaan pilkada. Meski begitu, ada sedikit perubahan untuk masalah alokasi dana pilkada. Awalnya KPU Kendal menganggarkan Rp 21 miliar untuk dua kali putaran. Tapi setelah dihitung kembali, dana itu hanya cukup untuk satu putaran karena untuk dana sosialisasi, honorarium dan sebagainya. ”Untuk dua kali putaran KPU Kendal mengajukan lagi Rp 10 miliar,” tambahnya. (fth/ric/ce1)