Tambaklorok Bakal Jadi Kampung Wisata Bahari

173

TANJUNGMAS – Pemerintah Kota Semarang berencana akan menjadikan kawasan Tambaklorok sebagai kawasan objek wisata kampung bahari. Pembangunan ini dilakukan setelah mendapatkan kucuran anggaran Rp 70 milliar dari APBN 2015.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan dana Rp 70 miliar digelontorkan pada anggaran APBN perubahan 2015 antara bulan Juni atau Juli tahun ini. Anggaran tersebut digunakan untuk pengerukan sedimentasi di muara dan sekitar TPI serta pembenahan lingkungan.

”Sehingga pada akhir tahun ini, program kawasan Tambaklorok sudah kelihatan fisiknya menjadi kampung wisata pantai. Target wisata pantai andalan ini direalisasikan pada saat kedatangan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu saat kunjungan di Tambaklorok,” ungkapnya kepada Radar Semarang, kemarin.

Pemkot sendiri telah melakukan koordinasi dengan Satker dari pusat, Pemprov Jateng dan dinas terkait untuk merealisasikan Tambaklorok jadi kawasan wisata kampung bahari. Bahkan, dari BBWS (balai besar wilayah sungai), perumahan dan permukiman nantinya masing-masing akan mengucurkan dana Rp 5 miliar untuk mendukung program tersebut.

”Sedangkan, kebijakan Pemkot Semarang, nantinya akan melengkapi kampung wisata bahari Tambaklorok menggunakan dana perubahan tahun 2015 dan anggaran tahun 2016. Dana tersebut digunakan untuk menuntaskan penataan infrastrukturnya. Tujuannya untuk peningkatan kesejahteraan warga sekitar sebab bakal menjadi tujuan kunjungan para wisatawan,” terangnya.

Selain itu, pihkanya juga telah meminta kepada PT Pelindo untuk menyerahkan tanah Tambaklorok kepada Pemerintah Kota Semarang. Sehingga, diharapkan warga untuk segera menyertifikatkan tanahnya.

”Dari pihak Pelindo sendiri juga mempersilakan kawasan Tambaklorok dikemas untuk dijadikan objek wisata kampung bahari. Sehingga, potensi yang dimiliki warga Tambaklorok bisa ditampilkan kepada wisatawan,” pungkasnya. (mha/zal/ce1)