SUKA RELA: Aksi donor darah yang digelar Komunitas Wartawan Kendal di Kantor Satpol PP Komplek Kantor Bupati Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
SUKA RELA: Aksi donor darah yang digelar Komunitas Wartawan Kendal di Kantor Satpol PP Komplek Kantor Bupati Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
SUKA RELA: Aksi donor darah yang digelar Komunitas Wartawan Kendal di Kantor Satpol PP Komplek Kantor Bupati Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

KENDAL – Komunitas Wartawan Kendal (Kawal) bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kendal menggelar aksi kemanusiaan donor darah. Kegiatan yang dilaksanakan komplek Kantor Bupati Kendal ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2015.

Dalam kegiatan itu, sedikitnya terkumpul 75 kantong darah. Jumlah itu diluar perkiraan, karena sedianya kegiatan donor darah diperuntukkan bagi awak media yang bertugas di Kendal saja. Tapi sejumlah PNS di Kendal maupun masyarakat umum justru ikut mendonorkan darahnya.

Antusiasme masyarakat yang ingin berpartisipasi dan keterbatasan tenaga dari PMI, banyak PNS maupun warga setempat terpaksa harus mengantri untuk mendonorkan darahnya. “Walaupun kegiatan ini dilakukan dilakukan pada jam kerja, tapi banyak PNS yang ikut,” kata Koordinator Kegiatan Donor Darah, Sapawi, Rabu (11/2).

Aksi donor darah yang dilakukan jurnalis rutin digelar setiap HPN. “Sasarannya utamanya adalah para jurnalis yang ada di Kendal ini agar mau mendonorkan darahnya. Tapi ternyata para PNS, Polisi dan Tentara maupun masyarakat umum yang mendengar kabar ikut-ikutan mendonorkan darahnya,” imbuhnya.

Ia berharap, kerja sama yang baik dengan PMI ini bisa terus terjalin. Sehingga aksi kemanusiaan donor darah bisa kembali diadakan kembali guna menyelamatkan nyawa seseorang yang membutuhkan darah. “Sudah menjadi tugas jurnalis mencari berita. Tapi disela kesibukan mencari berita, mampu menggelar aksi kemanusiaan ini bagi saya adalah suatu kebanggaan,” tambahnya.

Adi Nugroho, Salah seorang pendonor mengaku memang sudah rutin setiap tiga bulan sekali mendonorkan darahnya di PMI. Sebab menurutnya, mendonorkan darah adalah pahala besar sekaligus membuat tubuh sehat. “Karena saat tubuh mengeluarkan darah praktis akan memproduksi darah baru yang segar dan itu membuat metabolisme tubuh fit. Justru kalau sudah rutin mendonorkan darah, tapi berhenti tubuh rasanya lesu dan gamang capek,” katanya.

Ketua Panitia Peringatan HPN, Rosyid Ridho mengatakan selain kegiatan donor darah dengan PMI, sebelumnya juga telah digelar aksi damai menolak kekerasan terhadap wartawan. Aksi tersebut dilakukan dengan membuat teatrikal yang dilakukan oleh pawa awak media yang ada di Kendal. “Dalam waktu dekat, kami juga akan memberikan santunan kepada anak yatim piatu disalah satu panti asuhan di Kendal. Dananya murni dari para wartawan yang terbagung dalam Kawal. Jadi tidak minta dari manapun,” tuturnya. (bud/fth)