Desak Pemprov Perbaiki Jalan Ambarawa-Magelang

141
JALAN RUSAK : Kondisi jalan utama Ambarawa-Magelang terutama di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa rusak parah dan kerap terjadi kecelakaan. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
JALAN RUSAK : Kondisi jalan utama Ambarawa-Magelang terutama di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa rusak parah dan kerap terjadi kecelakaan. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)
JALAN RUSAK : Kondisi jalan utama Ambarawa-Magelang terutama di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa rusak parah dan kerap terjadi kecelakaan. (PRISTYONO/RADAR SEMARANG)

AMBARAWA-Warga mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng segera melakukan perbaikan jalan utama Ambarawa-Magelang sepanjang 500 meter yang rusak. Tepatnya di Jendral Sudirman, mulai pertigaan Laris Lama hingga depan Pegadaian. Akibat kerusakan tersebut, kerap terjadi kecelakaan lalulintas. Terutama pengendara luar kota yang tidak hafal dengan kondisi jalan yang bergelombang.

Rusmani, 40, warga Dusun Kebonsari, Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, menyatakan bahwa kerusakan jalan di jalur utama Ambarawa-Magelang tersebut terjadi sejak 5 bulan lalu, namun hingga kini belum diperbaiki.

“Para pengendara yang tidak hafal kondisi jalan, kerap mengalami kecelakaan. Sebab, selain kondisi jalan bergelombang, juga menikung tajam. Ini ada bekas-bekas kecelakaan lalulintas,” tutur penjual Emas di pertigaan Laris Lama, Rabu (11/2) kemarin.

Rusmani meminta Pemprov Jateng atau yang berwenang mengurusi jalan tersebut, segera melakukan perbaikan. Sebelum kerusakan semakin parah dan menambah jumlah korban kecelakaan. “Semestinya pemerintah segera melakukan perbaikan,” harap Rusmani.

Ditambahkan Jumat, 64, warga Jagalan, Ambarawa, Kabupaten Semarang yang bekerja sebagai pengatur waktu keberangkatan angkutan umum. Sebenarnya, jalan tersebut belum lama diperbaiki. Namun cepat rusak, lantaran banyak truk angkutan berat terutama truk pasir yang melintas. Bahkan sejumlah awak angkutan umum pernah memprotes agar truk pasir dan truk berat dilarang masuk Kota Ambarawa.

“Kerusakan jalan ini selain tidak nyaman dilewati dan menyebabkan kecelakaan, juga merugikan pengusaha angkutan karena merusak mobil-mobil angkutan. Truk muatan berat yang lewat jalur ini, kerap putus as rodanya. Lantaran tidak kuat di jalan yang bergelombang. Kami juga sudah memprotes agar truk tidak lewat sini,” ungkap, Jumari.

Anggota DPRD Kabupaten Semarang, The Hok Hiong yang juga warga Ambarawa merasa prihatin dengan kondisi jalan tersebut. Pihaknya meminta Pemprov Jateng, segera memperbaikinya. “Pak Gubernur Ganjar semestinya tidak hanya mengatakan, jalan di Jateng bebas berlubang. Tetapi juga harus bebas gelombang. Jadi tolong jalan di Ambarawa itu milik Pemprov Jateng segera diperbaiki. Sebab kondisinya memprihatinkan dan membahayakan banyak orang,” tutur The Hok. (tyo/ida)