Tekstil Temanggung Bidik Arab dan Afrika

313
PERTAMA: Bupati Temanggung Bambang Sukarno mendapatkan penjelasan tentang produk tekstil dari pemilik PT Sumber Makmur Anugrah, Mathius Setio Wibowo. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)
PERTAMA: Bupati Temanggung Bambang Sukarno mendapatkan penjelasan tentang produk tekstil dari pemilik PT Sumber Makmur Anugrah, Mathius Setio Wibowo. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)
PERTAMA: Bupati Temanggung Bambang Sukarno mendapatkan penjelasan tentang produk tekstil dari pemilik PT Sumber Makmur Anugrah, Mathius Setio Wibowo. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)

TEMANGGUNG—Produsen tekstil pertama di Temanggung, PT Sumber Makmur Anugrah (SMA), akan mengekspor 25 persen produksinya ke sejumlah negara. Antara lain, Arab, Malaysia, dan beberapa negara di Afrika.

Hal itu disampaikan oleh Mathius Setio Wibowo, selaku owner PT SMA, kemarin, saat mendampingi Bupati Bambang Sukarno yang meninjau lokasi pabrik di Pringsurat. Kehadiran Bupati Bambang sekaligus meresmikan pabrik tekstil pertama di kota penghasil tembakau.

Mathius menyampaikan, pada tahap pertama, pihaknya telah merekrut 300 karyawan dari warga lokal yang bermukim di sekitar pabrik. Rekrutmen, kata Mathius, masih akan dilakukan, setelah operasional perusahaan berjalan baik. “Paling tidak 25 persen hasil produksi nantinya akan diekspor ke negara-negara lain,” kata Mathius.

Mengapa tertarik berinvestasi di Temanggung? “Kami memilih Temanggung, karena notabene Temanggung dekat sekali Magelang. Selama ini Temanggung dikenal industri kayu, makanya kita garap industri tekstil, karena sebetulnya pangsa pasarnya juga bagus,” terang Mathius, pengusaha asal Magelang.
Sementara itu, Bupati Bambang Sukarno mengklaim akan lebih banyak mendatangkan investor ke kota bertagline Temanggung Bersenyum.

Soal perizinan, klaim dia, akan dipermudah. Syaratnya, investor telah melengkapi semua persyaratan yang wajib dipenuhi. “Karena itu, tidak alasan untuk tidak memberikan izin.” Dikatakan, kawasan Kranggan dan Pringsurat, dibuka sebagai kawasan industri. (mg3/isk)