Tak Ada Zona Aman untuk Pemain

205
BELUM 100%: Para pemain PSIS saat berlatih sore kemarin di Stadion Jatidiri Semarang. Manajemen masih terus memburu pemain untuk melengkapi skuad. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
BELUM 100%: Para pemain PSIS saat berlatih sore kemarin di Stadion Jatidiri Semarang. Manajemen masih terus memburu pemain untuk melengkapi skuad. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
BELUM 100%: Para pemain PSIS saat berlatih sore kemarin di Stadion Jatidiri Semarang. Manajemen masih terus memburu pemain untuk melengkapi skuad. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sebanyak 20 pemain kontrak dan delapan pemain magang saat ini telah resmi dimiliki oleh tim PSIS Semarang. Jumlah tersebut kemungkinan masih akan bertambah mengingat tim berjuluk Mahesa Jenar itu masih membidik beberapa pemain untuk mengisi pos kosong.

Terakhir, tim Mahesa Jenar berhasil mendapatkan tanda tangan eks bomber Persijap dan Barito Putra, Noor Hadi. Kemudian kemarin, PSIS juga telah berhasil merekrut eks stopper PSCS Cilacap, M Arifin.

Hanya saja, meski telah resmi bergabung CEO PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) Alamsyah Satyanegara Sukawijaya mengatakan tidak ada zona aman bagi para punggawa PSIS itu. Evaluasi terus dilakukan oleh tim pelatih dan manajemen untuk memberikan raport terhadap grafik masing-masing punggawa tim. “Jadi bisa saja kami lepas pemain yang memang tidak menunjukkan grafik yang bagus termasuk dalam masa persiapan ini. Dan nanti tim pelatih yang akan memberikan raport terhadap masing-masing pemain,” kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.

Di masa kompetisi Divisi Utama 2015 ini PSIS setidaknya memiliki dua termin waktu untuk melepas pemainnya maupun mendapatkan rekrutan baru. Yaitu di masa persiapan sebelum kompetisi dan di jeda kompetisi mendatang.

Sementara sebaliknya, beberapa pemain muda tim Mahesa Jenar yang saat ini berstatus pemain magang, bisa saja menghuni skuat utama PSIS musim ini jika mampu menunjukkan progress yang positif selama masa persiapan. “Yang jelas semua pemain harus tetap kerja keras, belajar untuk meningkatkan kualitas mereka karena nantinya persaingan di Divisi Utama akan bertambah ketat jadi kami harus benar-benar siap,” lanjut Yoyok.

Juru ramu PSIS, M Dofir ditemui terpisah mengatakan, dari total delapan pemain magang di PSIS saat ini, beberapa diantaranya ampu menunjukkan progress yang positif selama masuk dalam program persiapan Januari lalu.

Sebut saja tiga punggawa muda Mahesa Jenar yaitu Achmad Agung, Dani Raharjanto dan M Tegar yang di laga uji coba versus Persija Jakarta lalu mendapat kepercayaan dari pelatih asal Jawa Timur itu untuk turun di skuat utama. “Ada beberapa pemain muda yang preogresnya cukup signifikan. Kalau mereka bisa terus meningkat bukan tidak mungkin besok mereka akan kami daftarkan untuk masuk ke skuat utama di kompetisi,” terang Dofir. (bas/smu)