Rebutan Koalisi Usung Calon Bupati

126
Ahmad Suyuti. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
Ahmad Suyuti. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
Ahmad Suyuti. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

KENDAL – Jelang pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Kendal suhu politik sudah mulai memnas. Sejumlah parpol sudah kian intens mencari koalisi. Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal belum memulai tahapan Pilkada.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB, Syamsul Huda mengatakan, partainya sudah membentuk tim desk Pilkada. Tujuannya untuk membangun komunikasi antar parpol. Sebab PKB yang hanya memiliki enam kursi di DPRD kurang memenuhi syarat untuk mengajukan calon sendiri. “Selain desk pilkada juga untuk mencari dan mengakomodir calon bupati yang akan diajukan oleh partai. Sebab kami sudah berkomitmen akan mengusung calon bupati dari internal,” katanya, Senin (9/2).

Peluang PKB untuk memenangkan Pilbup Kendal sangatlah mungkin, karena basis masyarakat Kendal yang juga didominasi beragama Islam dengan kultur warga Nahdiyin. “Hampir sebagian besar basis masyarakat Kendal ini warnanya hijau semua,” tambahnya.

Ketua Tim Desk Pilkada PKB, Turmudzi menambahkan, timnya sudah melakukan komunikasi ke berbagai petinggi parpol. Tapi belum mengerucut sampai pada tahapan koalisi parpol. Sejauh ini, sejumlah nama calon Bupati yang bakal masuk di KMP diantaranya Ustadz Ali Nuruddin, Ketua DPC PKB Beni Karnadi, Wakil Bupati Kendal (aktif) Mustamsikin dan salah satu aparat petinggi TNI di Kendal. “Kemungkinan PKB akan menggunakan Koalisi Merah Putih (KMP) yang sudah terbentuk untuk strategi di Pilkada Kendal,” tandasnya.

Pengurus PPP, Mastur Samlawi mengaku belum mengusung calon. Tapi besar kemungkinan PPP tetap akan berkomitmen dengan KMP. “Tapi kami masih bangun komunikasi antar partai, untuk menentukan koalisi dan penentuan calon yang akan diusung bersama. Kami juga tidak bisa maju sendiri,” katanya.

Ketua Panitia Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati dari PDIP, Ahmad Suyuti mengatakan, PDIP mulai mencari dukungan dari partai lain maupun organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk mengusung calonnya. “Ya memang belum ada siapa calon dari partai kami, tapi upaya koalisi tetap diupayakan,” katanya.

Semua partai dinilai boleh berkoalisi karena semua berkompetisi dan ingin merebut dukungan dari masyarakat luas. PDIP bahkan membuka pintu luas untuk berkoalisi dengan partai lain. “Ya, semua partai pasti ingin menang dalam Pilkada Kendal 2015 nantinya, tidak ada yang menerima ingin kalah,” tambahnya. (bud/fth)