Intip Kekuatan Lawan

84

BEBERAPA pekan sebelum kompetisi Divisi Utama bergulir saat ini, tim pelatih PSIS terus mematangkan kerangka serta komposisi tim mereka menghadapi kompetisi kasta kedua di Indonesia itu. Selain itu, saat ini tim Mahesa Jenar juga mulai mengintip kekuatan tim calon lawan mereka di kompetisi. Terutama di masa persiapan di mana tim-tim lain saat ini juga tengah menggelar laga uji coba.

“Kami juga perlu mencermati kekuatan calon tim lawan. Seperti di uji coba yang digelar Persip pekalongan versus Persija saat ini kami juga ada perwakilan tim pelatih dan manajemen yang melihat langsung pertandingan itu,” terang manajer tim PSIS, Adi Saputro.

Di masa penyisihan grup mendatang, kemungkinan besar PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi akan membagi sesuai dengan letak geografis. Itu artinya, PSIS bisa berada satu grup bersama 10 tim Jateng lainnya di awal kompetisi besok. “Untuk pembagian grupnya belum ditentukan. Mungkin pada saat manajer meeting mendatang PT Liga Indonesia baru akan mengumumkan peserta kompetisi termasuk pembagian grup nya,” lanjut Adi.

Sementara untuk jadwal kick off kompetisi, Adi mengatakan saat ini belum ada perubahan. Artinya tim-tim peserta termasuk PSIS masih mengacu pada jadwal sebelumnya yang telah dikeluarkan PT Liga yaitu pada 1 Maret 2015. “Belum ada perubahan, kami masih mengacu kick off akan digelar pada 1 Maret 2015. Sedangkan untuk jadwal pelaksanaan managers meeting DU yang rencananya akan digelar pada 23-24 Februari mendatang,” sambungnya.
“Kami menerima surat pemberitahuan siang (2/2) tadi melalui E-mail. Dengan diputarnya DU pada 1 Maret berati kick-off maju sepekan dari rencana jadwal semula yang akan digelelar pada 7 Maret 2015,” kata manajer tim PSIS, Adi Saputro.

Kemudian mengenai pendaftaran pemain, Adi mengatakan, batas akhir entry by name serta batas akhir pendaftaran pemain secara keseluruhan yaitu akan berakhir pada 6 Maret 2015 atau sepekan setelah kompetisi bergulir. “Itu kalau tidak ada perubahan. Selain itu Jumat (13/2) besok kami juga akan ke Jakarta karena masing-masing tim diminta untuk memberikan laporan keuangan serta proyeksi,” pungkas Adi Saputro kemarin. (bas/smu)

Silakan beri komentar.