Tangkap Pengedar Miras Impor Palsu

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

IMPOR KW: Pejabat Ditreskrimsus Polda Jateng menunjukkan barang bukti miras impor palsu hasil racikan tersangka. (Adityo Dwi/Radar Semarang)
IMPOR KW: Pejabat Ditreskrimsus Polda Jateng menunjukkan barang bukti miras impor palsu hasil racikan tersangka. (Adityo Dwi/Radar Semarang)

BANYUMANIK – Seorang wanita mantan apoteker, berinisial TW, 48, dibekuk tim Ditreskrimsus Polda Jateng, karena menjadi peracik minuman keras (miras) impor palsu. Miras dengan brand elite itu kemudian dipasok ke sejumlah tempat dugem, karaoke dan tempat hiburan malam.

Bisnis ilegal yang mengeruk keuntungan ratusan juta rupiah ini diduga melibatkan sejumlah pengusaha tempat hiburan malam. Ditengarai banyak pengusaha tempat hiburan malam yang melakukan bisnis nakal ini. Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng saat ini masih mendalami dugaan keterlibatan pengusaha hiburan malam tersebut. Sementara ini, kepolisian baru menetapkan satu tersangka TW, yang merupakan warga Jalan Merbabu No 83, Desa Pulisen, Kelurahan Pulisen, RT 4 RW 6 Boyolali, Jateng. ”Miras impor palsu ini dipasarkan ke sejumlah tempat hiburan malam,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng, Kombes Pol Joko Purbohadijoyo, di Kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Senin (9/2).

Dijelaskan Djoko, tersangka yang merupakan mantan apoteker itu berperan memproduksi, meracik, memperdagangkan, menjual, dan mengedarkan miras palsu berbagai jenis tersebut. ”Dia memproduksi secara home industri, berpusat di rumah tersangka di Boyolali,” katanya.

Tersangka memproduksi setelah menerima order dari pengusaha tempat hiburan malam yang sampai saat ini masih dikejar. Berdasarkan pengakuan tersangka, wilayah pemasarannya di Magelang, Boyolali dan Jogjakarta. Namun tidak menutup kemungkinan diedarkan di tempat-tempat hiburan malam di Kota Semarang.

Penggerebekan tersebut dilakukan pada awal Februari lalu di sebuah rumah di jalan Merbabu No 83, Pulisen RT 4 RW 6 Boyolali, rumah tinggal tersangka. Tim kepolisian berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras palsu siap edar berbagai merek. ”Praktik tersebut telah berlangsung kurang lebih 2 tahun terakhir,” katanya.

Dalam teknisnya, lanjut Djoko, tersangka mengumpulkan botol-botol bekas minuman keras asli. Tersangka kemudian meracik bahan cairan beralkohol 85 persen, dicampur dengan air mineral dan zat pewarna. Kemudian hasil racikan tersebut dimasukkan ke botol berbagai macam bentuk dan diberi label mirip asli. ”Per botol miras itu dijual tersangka dengan kisaran harga Rp 100-200 ribu. Kemudian oleh pengusaha tempat hiburan, miras palsu tersebut dijual sesuai harga miras asli produk impor,” bebernya. Tersangka dijerat pasal berlapis, yakni, Pasal 62 ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, serta Pasal 204 KUHP ayat 1 dengan ancaman 15 tahun penjara. (amu/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Mio S Dongkrak Penjualan Yamaha

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penjualan sepeda motor Yamaha diprediksikan akan naik 5-10 persen di tahun 2018. Kenaikan ini karena didukung dengan hadirnya  Mio S, yang...

Pasien Stroke Keluhkan Layanan BPJS Kesehatan

KRANGGAN – Pelayanan program Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali dikeluhkan warga. Kali ini, keluhan disampaikan oleh Lie Ting Djhoen, 64, warga Jalan...

Lantaran Suka, Bisa Total

HOBI bukan sekadar melampiaskan apa yang disukai, tapi juga menjadi ladang rupiah. Jika memang suka, pasti mau total. Selalu punya semangat untuk terus berkembang...

Suka Film Horor

MENONTON film merupakan salah satu hobi yang disukai hampir di seluruh kalangan masyarakat. Namun, bagaimana jadinya jika yang ditonton adalah film horor? Pastinya, rasa...

More Articles Like This

- Advertisement -