PON Remaja di Semarang, POPNAS di Solo

166
Budi Santoso. (ISMU P/RADAR SEMARANG)
Budi Santoso. (ISMU P/RADAR SEMARANG)
Budi Santoso. (ISMU P/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Dua event olahraga berlevel nasional akan berlangsung di Jawa Tengah pada 2017 mendatang. Yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja II dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Jawa Tengah berencana membagi dua agenda tersebut di dua kota yakni Semarang dan Surakarta.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah Budi Santoso mengatakan, pembagian tersebut dimaksudkan agar pemerintah provinsi Jawa Tengah sebagai penyelenggara dapat lebih fokus, serta terbantu secara maksimal atas peran serta pemerintah daerah setempat yakni Kota Semarang dan Kota Surakarta. Terutama dalam penyiapan sarana dan prasarana, termasuk venue pertandingan, hotel, transportasi dan sebagainya. “Selain itu juga untuk pemerataan, karena Kota Semarang dan Solo memang yang punya fasilitas olahraga paling representatif di Jawa Tengah,” tegasnya, ditemui kemarin.

Diakui, pemisahan kota penyelenggara tersebut barus sebatas rencana. Pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah. Di katakan, PON Remaja II dipastikan akan berlangsung Juni 2012 dan Popnas XIV pada September 2012.

Budi Santoso menegaskan, dua event tersebut sudah mulai disiapkan dari sekarang. Utamanya untuk penyediaan anggaran. Pihaknya terus berkoordinasi denga KONI Jawa Tengah, untuk suksesnya PON Remaja II dan Popnas XIV tahun 2017. Ditanya soal pembagian tugas dan wewenang antara Dinpora dan KONI Jateng, Budi mengatakan, prinsipnya pihaknya siap berkolaborasi dengan KONI Jateng. “Kalau sudah bicara event nasional, kita harus bicara Jawa Tengah, bukan kelembagaan. Namun nanti Dinpora lebih ke soal kebijakan dan anggaran, sementara KONI Jateng ke teknis penyelenggaraan,” tegas Budi.

Soal venue, terutama untuk Kota Semarang, Budi Santoso menegaskan bahwa pada dasarnya Kota Lunpia ini siap menyelenggarakan. Bahkan kalau dilaksanakan saat inipun Kota Semarang sudah siap. Sebab PON Remaja II hanya akan mempertandingkan 22 cabang olahraga dan semua fasilitas sudah ada.

Namun dijelaskan, Pemprov Jateng akan mempersiapkan gawe nasional itu secara lebih optimal. Karenanya dia akan mendorong percepatan renovasi Stadion Jatidiri. “Kota Semarang sekarang sudah punya GOR Trilomba Juang yang sudah bagus. Akan lebih baik lagi kalau Stadion Jatidiri juga bisa digunakan pada PON Remaja 2017 mendatang, karena itu kita dorong percepatan renovasinya. Tahun 2016 harus sudah mulai dibangun dan akhir 2016 sudah rampung,” tandasnya.

Sementara untuk Popnas 2017, Kota Surakarta dirasa sudah cukup mumpuni sebagai penyelenggara karena fasilitasnya juga komplet. Budi Santoso menyebut, nantinya hanya akan dilakukan rehab-rehab kecil saja pada sejumlah venue. Popnnas XIV/2017 rencananya mmepertandingkan 20 cabang olahraga. (smu)