SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU SOSIAL: Danramil Wonosobo menyerahkan santunan dari pedagang Pasar Pagi untuk anak yatim.
SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU
SOSIAL: Danramil Wonosobo menyerahkan santunan dari pedagang Pasar Pagi untuk anak yatim.

WONOSOBO – Pedagang Pasar Pagi yang menempati Lapangan Campursari, Kecamatan Jaraksari melakukan aksi sosial berupa pembagian sembako bagi warga miskin di seputar pasar. Cara ini menjadi bagian dari kepedulian pedagang Pasar Pagi kepada warga seputar pasar.
Para pedagang sebelum ini menempati Jalan Resimen Wonosobo. Usai kebakaran Pasar Induk Desember lalu, mereka pindah ke Lapangan Campursari, Kelurahan Jaraksari.
Kepala Kelurahan Jaraksari Akhmad Nuri Utomo mengatakan, proses pindah pedagang pasar pagi di lokasi baru memang belum genap sebulan. Namun mereka melakukan kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako untuk warga di RW 08 dan RW 09 Campursari, RW 05 Sruni, RW 01 Jaraksari, RW 04 Singkir Kelurahan Jaraksari, serta warga tidak mampu dari RW tetangga, yakni RW Mlipak di Kelurahan Mlipak. “Selain itu juga dibagikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu asal Kalibeber Mojotegah,” katanya.
Nuri Utomo mengemukakan, kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu wujud nyata dari kepedulian sosial para pedagang. Karena dari paguyuban pedagang maupun pengelola pasar pagi telah ikut memikirkan kesejahteraan melalui pembagian sembako untuk warga sekitar pasar.
Ketua Panitia Zaid Suryono menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini direncanakan akan dilakukan secara berkala. Sembako yang dibagikan sendiri berjumlah 200 bungkus, sementara untuk santunan anak yatim senilai Rp 200 ribu per anak.
Danramil Wonosobo, Kapten.Inf.Sugeng mengungkapkan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dan perlu dilakukan agar tetap terjalin kesinambungan persaudaraan, antara pedagang pasar pagi dengan warga setempat. “Para pedagang juga diharapkan untuk selalu menjaga lingkungan agar kebersihan pasar selalu terjaga,” ujarnya. (ali/ton)