MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu MERESAHKAN : Pelaku percobaan perampasan dan perampokan ditangkap oleh Polsek Borobudur saat patroli.
MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu
MERESAHKAN : Pelaku percobaan perampasan dan perampokan ditangkap oleh Polsek Borobudur saat patroli.
MUNGKID– Patroli strongpoint Kepolisian Resor Magelang membuahkan hasil. Minggu (8/2) malam anggota Polsek Borobudur berhasil menggagalkan gerombolan perampok jalanan yang hendak beroperasi.
Pelaku yang diamankan adalah Deni Riyanto alias Kenceng, 23, warga Jaten Desa Jatiwangsan Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo. Sedangkan dua anak buahnya yang masih di bawah umur adalah Nr, 16 dan AG, 13, warga Bruno Kabupaten Purworejo.
“Ada tiga pelaku yang berhasil kami amankan. Namun dua orang kami bebaskan karena masih di bawah umur dan hanya ikut-ikutan,” kata Kapolres Magelang AKBP Rifky, Senin (9/2).
Ketiganya ditangkap saat sedang menunggu korban di Jalan Medangkamolan Dusun Gendingan Desa/Kecamatan Borobudur. “Awalnya anggota mencurigai adanya tiga pemuda yang sedang berkerumun. Setelah didekati ternyata mereka sedang minum minuman keras dan membawa senjata tajam,” katanya.
Senjata yang diamankan adalah pedang sepanjang satu meter dan dua buah pisau bergerigi. “Juga dua botol miras jenis ciu,” tambah Kapolsek Borobudur AKP Amin.
Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku sedang menunggu calon korbannya. Mereka mengaku akan menyasar pengendara sepeda motor yang naik sendirian. “Persiapan sudah matang dan tugas dibagi, tinggal eksekusi saja. Tapi sudah terlebih dahulu kami tangkap,” ungkapnya.
Otak aksi itu adalah Deny Riyanto. Dia diketahui kerap terlibat aksi pencurian dan penjambretan. “Tapi dia selalu lolos dari kejaran petugas,” katanya.
Tersangka Deni mengaku memilih beraksi di malam hari. Sebelum sampai Borobudur dia mengaku sudah keliling hingga Wonosobo dan Kebumen untuk melancarkan aksinya. Tapi belum berhasil. Dia mengaku nekat hendak merampok dengan dalih tidak memiliki pekerjaan tetap. “Saya pusing tidak punya pekerjaan,” aku pria bertato ini. (vie/ton)