BELUM KOMPLET: M Arifin dan Chanif (belakang, urutan empat dan lima dari kiri), saat akan bertanding melawan Persija Sabtu (7/2) malam lalu di Stadion Jatidiri. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
BELUM KOMPLET: M Arifin dan Chanif (belakang, urutan empat dan lima dari kiri), saat akan bertanding melawan Persija Sabtu (7/2) malam lalu di Stadion Jatidiri. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
BELUM KOMPLET: M Arifin dan Chanif (belakang, urutan empat dan lima dari kiri), saat akan bertanding melawan Persija Sabtu (7/2) malam lalu di Stadion Jatidiri. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Eks center bek PSCS Cilacap M Arifin yang saat ini tengah mencoba peruntungan untuk bergabung PSIS mendapatkan lampu hijau dari pelatih M Dofir. Setelah melihat penampilan Arifin di laga uji coba versus Persija kemarin bek bertinggi 177 cm tersebut mampu menunjukkan penampilan terbaiknya bersama Fauzan Fajri di pos center bek.

“Arifin mampu tampil baik secara tim maupun individu. Tapi kami masih harus mempertimbangkan kemungkinan selanjutnya dengan manajemen apakah dia akan langsung di nego atau tidak, karena kami ingin mendapatkan pemain yang memang terbaik di posisi itu,” kata Dofir.

Sedangkan untuk seorang pelamar lainya yaitu Chanif Muhajirin, Dofir mengatakan pihaknya masih akan memberi kesempatan kepada eks gelandang Persijap Jepara itu untuk menunjukkan performa terbaiknya selama sepekan ke depan. “Itu pun kalau memang Chanif mau. Karena secara permainan dan individu sebenarnya dia cukup bagus, hanya saja kami melihat faktor kebugaran masih menjadi kendala, makanya kami butuh melihat progresnya selama sepekan ke depan,” sambung Dofir.

Masih mengenai pemain, selain tengah memantau kualitas dua pemain pelamar itu, Dofir dihubungi kemarin mengatakan beberapa pemain muda PSIS mampu menunjukkan grafik yang meningkat ketika di jajal di laga uji coba versus Persija lalu.

Bahkan di lini tengah, gelandang bertahan berstatus magang, Achmad Agung mampu tampil impresif selama 2×45 menit. Sedangkan dua pemain magang lainnya yaitu M Tegar dan Dani Raharjanto turun sebagai pemain pengganti. “Progres pemain magang kami cukup menggembirakan hal itu terlihat ketika kemarin kami coba turunkan lawan Persija kemarin yang notabenenya memiliki level jauh di atas mereka,” sambung mantan pemain PSIS itu.

Hanya saja, Doofir meminta kepada punggawa-pungawa muda Mahesa Jenar untuk tidak cepat berpuas diri. Perjalanan mereka masih jauh terutama untuk bisa menembus skuat utama PSIS di kancah kompetisi Divisi Utama musim ini. “Problem pemain muda kan mereka biasanya cepat berpuas diri, itu yang tidak kami inginkan. Makanya kami berharap mereka bisa terus belajar terutama ketika kami beri kesempatan untuk turun di tim utama,” lanjut Dofir.

Sementara terkait laga uji coba lanjutan, setelah menjamu Persija kemarin saat ini manajemen serta tim pelatih PSIS juga tengah menjalin komunikasi dengan beberapa tim baik tim kontestan ISL maupun tim selevel Divisi Utama. “Tadi (kemarin, Red) pelatih PSIR Rembang menghubungi saya untuk mengajak uji coba, manajemen juga sedang menjajaki tim Persis Solo dan juga beberapa tim ISL,” pungkas Dofir. (bas/smu)