Tidak Menyinggung Drainase

164

DEMAK – Pansus A DPRD Demak mempertanyakan dinas atau instansi terkait berhubungan dengan tidak adanya pasal soal drainase dalam Raperda Gedung. Padahal, fungsi drainase dinilai sangat penting dalam mendirikan sebuah bangunan. Ketua Pansus A DPRD Demak, Ulin Nuha mengatakan, selain drainase, pokok masalah lain yang minta diperjelas adalah soal batas sempadan gedung dengan jalan raya atau sungai.

Sebab, bila tidak diatur dengan jelas, maka gedung yang dibangun akan mengganggu fungsi jalan. Apalagi, jika ada proyek pelebaran jalan, maka gedung yang sudah dibangun bisa terkena dampaknya. Dalam raperda tersebut disebutkan, jarak antara gedung yang dibangun dengan jalan tercatat 12,5 meter. “Ketentuan ini perlu dikoreksi atau diperjelas lagi. Sebab, jaraknya terlalu mepet sehingga rawan mengganggu lalulintas dijalan raya,” katanya disela rakor pansus digedung dewan, kemarin.

Ia menambahkan, jika jarak itu diterapkan untuk kawasan industri, kantor dan yayasan tentu dinilai tidak pas. Anggota pansus A, Marwan mengungkapkan, dalam raperda itu nanti harus mengatur bagaimana bangunan gedung bisa tertata lebih rapi sesuai tata kota yang ada. Bila gedung tidak layak ditempati, maka tidak boleh di huni. “Jadi, perlu dikaji lagi. Dan, kita akan tanyakan ke SKPD terkait,” katanya. (hib/fth)