Senin, PKB Kota Buka Penjaringan Balon Wawali

178

BALAI KOTA – Mundurnya jadwal pemilihan kepala daerah (Pilkada) tak membuat parpol surut dalam mencari figur pemimpin Kota Semarang untuk 5 tahun ke depan. Ini seperti yang dilakukan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Partai berlambang bintang sembilan ini akan segera membuka pendaftaran bakal calon (balon) wakil wali kota (wawali).

Ketua DPC PKB Kota Semarang, Teguh Widodo, mengakui partainya akan membuka pendaftaran penjaringan balon wakil wali kota mulai Senin (9/2) depan. Menurutnya, calon atau figur yang diidamkan dari partainya, yakni yang mendapat dukungan para tokoh serta ulama Nahdlatul Ulama (NU).

”Penjaringan akan kami lakukan selama 2 minggu. Kalau figur yang dicari, pertama jelas harus orang NU, dan tahu kebutuhan orang NU. Kedua, mendapat rekomendasi tokoh NU Kota Semarang maupun Jateng,” ungkapnya kepada Radar Semarang, Jumat (6/2).

Diakuinya, dalam tubuh PKB sendiri sebenarnya sudah ada calon yang tak lain adalah dirinya sendiri yang sudah mendapat dukungan DPC PKB dalam Muskercab. Meskipun demikian, PKB tetap akan membuka pendaftaran penjaringan balon wakil wali kota.

”Yang penting, sebagai parpol pendukung, PKB mempunyai general agreement yang jelas. Dalam proses penjaringan nantinya juga akan ada tes kepartaian untuk mengukur calon itu loyal terhadap partai atau tidak. Jangan sampai nantinya setelah terpilih lantas lupa dengan partai,” katanya.

Terpisah, Wakil Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Ibnu Andika, mengakui, partainya belum melakukan pendaftaran penjaringan balon wali kota mapun wakil wali kota. Bahkan, Gerindra juga belum menemukan figur sebagai calon pemimpin Kota Semarang mendatang.

”Saat ini kami masih melakukan komunikasi dengan parpol lain terlebih dulu untuk menggalang koalisi. Jadi, pada intinya, kami melakukan perbaikan dulu kendaraan pengusung bakal calon,” terangnya.

Ibnu mengakui, partainya kemungkinan besar akan berkoalisi dengan PAN. Menurutnya, PAN memiliki kesamaan misi dan visi dalam membangun Kota Semarang ke depan. ”Gerindra juga membuka peluang kepada semua parpol untuk berkoalisi. Tapi kami juga akan mengutamakan parpol di Koalisi Merah Putih (KMP),” katanya. (mha/aro/ce1)