TERGENCET: Polisi dibantu warga mengevakuasi sopir dan penumpang mobil Isuzu Panther yang ditabrak truk akibat mengalami rem blong di Jalan Diponegoro, Ungaran kemarin. (kanan) Salah satu penumpang Isuzu Panther yang terluka. (PRISTYONO HARTANTO/RADAR SEMARANG)
TERGENCET: Polisi dibantu warga mengevakuasi sopir dan penumpang mobil Isuzu Panther yang ditabrak truk akibat mengalami rem blong di Jalan Diponegoro, Ungaran kemarin. (kanan) Salah satu penumpang Isuzu Panther yang terluka. (PRISTYONO HARTANTO/RADAR SEMARANG)
TERGENCET: Polisi dibantu warga mengevakuasi sopir dan penumpang mobil Isuzu Panther yang ditabrak truk akibat mengalami rem blong di Jalan Diponegoro, Ungaran kemarin. (kanan) Salah satu penumpang Isuzu Panther yang terluka. (PRISTYONO HARTANTO/RADAR SEMARANG)

UNGARAN – Diduga karena rem blong, sebuah truk bernopol H 1907 CB yang disopiri Sukahar, 53, warga Desa Jeruk, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Kamis (5/2) pukul 15.30 kemarin, menabrak mobil Panther bernopol H 9133 LM. Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Diponegoro, Ungaran, tepatnya di depan Benteng Willem Ungaran atau Gedung Polmas. Akibatnya, pengemudi mobil Anton, 46, dan penumpang dis ebelahnya, M. Haris, 45, keduanya warga Tlogosari, Semarang mengalami luka. Kedua korban langsung dilarikan ke UGD RSUD Ungaran.

Sopir truk Sukahar mengatakan, setelah membongkar muatan semen di Salatiga, dirinya langsung pulang menuju Rembang. Saat perjalanan dari Salatiga, Sukahar merasa ada masalah pada rem angin truk yang disopirinya. Ia sempat berhenti untuk memperbaiki remnya. Setelah itu, Sukahar melanjutkan perjalanan menuju arah Semarang.

“Waktu perjalanan pulang, remnya bermasalah, tapi sudah saya perbaiki. Lalu melanjutkan perjalanan lagi menuju Semarang lewat Ungaran. Rencananya akan berhenti di tol Banyumanik untuk memberbaiki lagi,” kata Sukahar.

Truk melaju dari awah Bawen menuju Ungaran. Sesampainya di Ungaran, tepatnya di depan Polsekta Ungaran Jalan Diponegoro, tiba-tiba rem truk tidak berfungsi. Bahkan stir truk tersebut sulit digerakkan secara normal. Sukahar kemudian membanting stir ke kanan untuk menghindari kendaraan yang berhenti di traffic light tidak jauh dari lokasi truk mengalami kerusakan rem.

Truk sempat menabrak median di tengah jalan, keluar jalur dan menabrak mobil Panther yang melaju dari arah berlawanan. Mobil Panther yang disopiri Anton sempat terseret beberapa meter hingga masuk ke halaman benteng Willem yang berada di depan kantor Bupati Semarang.

“Saya lihat banyak kendaraan yang berhenti di bangjo. Daripada menabrak kendaraan di bangjo, saya banting stir ke kanan. Hingga menabrak mobil Panther itu,” kata Sukahar.

Benturan keras menyebabkan bodi Panther ringsek karena terjepit truk. Korban yang berada di dalam mobil Panther kemudian diangkut ke UGD RSUD Ungaran karena mengalami luka. “Saya melaju dari arah Semarang menuju Ungaran. Sampai di lokasi, saya lihat truk sudah oleng dan saya mencoba menghindar, tapi tidak bisa,” tutur penumpang Panther, Haris.

Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Iptu Faris, mengatakan, pihaknya langsung melakukan evakuasi korban dan mengamankan lokasi kejadian, termasuk mengatur lalulintas. Penyidik Satlantas juga langsung melakukan pemeriksaan di lokasi, dan meminta keterangan saksi-saksi termasuk para korban. “Dugaan sementara kecelakaan tersebut akibat truk mengalami kerusakan rem atau rem blong,” kata Faris. (tyo/aro)