TERGULING: Truk nopol H 1451 PH terguling di jalan raya Pantura Wonokerto Karangtengah setelah menyenggol motor dan menabrak median kemarin sore. (Wahib pribadi/radar semarang)
TERGULING: Truk nopol H 1451 PH terguling di jalan raya Pantura Wonokerto Karangtengah setelah menyenggol motor dan menabrak median kemarin sore. (Wahib pribadi/radar semarang)
TERGULING: Truk nopol H 1451 PH terguling di jalan raya Pantura Wonokerto Karangtengah setelah menyenggol motor dan menabrak median kemarin sore. (Wahib pribadi/radar semarang)

DEMAK – Kecelakaan terjadi di jalan raya Pantura Demak, tepatnya di wilayah Desa Wonokerto, Kecamatan Karangtengah Km 17, kemarin sore. Lakalantas tersebut melibatkan truk nopol H 1451 PH dengan sepeda motor Suzuki Smash nopol K 2768 EP.

Kecelakaan tersebut bermula ketika truk yang dikemudikan Gunari, 27, warga Wonogiri meluncur dari arah Semarang menuju Demak. Sesampainya di lokasi kejadian, truk berusaha menyalip kendaraan lainnya. Namun, karena kurang waspada dan tidak menjaga jarak, sehingga sempat menyenggol sepeda motor yang berjalan di depannya. Motor tersebut oleng ke sebelah kiri jalan lalu terjatuh.

Sedangkan, truk tersebut langsung menabrak median jalan dan akhirnya terguling. Truk menimpa pengendara sekaligus pembonceng sepeda motor Suzuki tersebut. Akibatnya, pengendara dan pembonceng motor, yakni Handoyo, 30, warga Mranggen, Kecamatan Mranggen, dan Sutrisno, 46, warga Gubug, Grobogan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Sunan Kalijaga Demak.

Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho melalui Kasatlantas AKP Andriyanto mengatakan, kecelakaan tersebut akibat sopir truk tidak hati-hati saat hendak mendahului kendaraan di depannya. “Kami masih periksa dan mintai keterangan sopir dan saksi lainnya,”ujarnya didampingi Kanit Laka Ipda Adis Dani Garta, kemarin.(hib/aro)