Gerindra-PAN Jajaki Koalisi dengan PDIP

116

UNGARAN- Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Semarang, sejumlah petinggi partai mulai menggalang koalisi. PDIP, Gerindra dan PAN mulai tampak ada pendekatan. Sedangkan Partai Hanura kabarnya bakal menggandeng Golkar dan PKS untuk mengusung calon Bupati Semarang.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, mengatakan, belum ada pembicaraan serius terkait siapa calon yang akan diusung dalam pilkada mendatang. Saat ini, koalisi PDIP dengan parpol lain baru pada tahap penjajakan atau komunikasi awal antarpetinggi partai. Sebab, saat ini saja masih belum ada kepastian waktu pilkada serentak akan digelar kapan.

“Kalau pembicaraan dengan parpol lain sudah ada, yakni PAN, PKB, Gerindra dan Partai Demokrat. Sekalipun sesuai persyaratan, kami sudah bisa mengusung sendiri calon bupati. Tetapi koalisi itu perlu. Sebab, untuk mewujudkan pemerintahan yang kuat butuh dukungan parpol lain,” kata Bondan.

Dia menambahkan, koalisi dibangun bukan pada siapa figur calon yang akan diusung, melainkan mengacu kesamaan ideologi dan visi misi. Namun, menurut Bondan, wajar jika dalam koalisi calon bupati ditentukan oleh PDIP. Sebab, partai berlambang banteng moncong putih ini adalah parpol pemenang pemilu legislatif 2014 lalu dengan raihan 11 kursi di DPRD Kabupaten Semarang. “Kami harap ada kader-kader muda yang muncul. Sehingga bisa lebih dinamis,” harapnya.

Ketua DPC PKB Kabupaten Semarang, Mas’ud Ridwan, mengatakan, PKB akan mencari teman koalisi yang mempunyai visi dan misi yang sama dengan PKB. Dikatakan, koalisi dengan partai lain sangat mutlak, sebab partainya tidak bisa mengusung calon bupati sendiri.

“Koalisinya tergantung mana parpol yang mempunyai visi dan misi yang sama dengan PKB. Saat ini belum jelas mau ke parpol atau calon mana. Kita masih menunggu arahan dari DPP PKB. Saat ini sedang kami bentuk desk pilkada DPC PKB Kabupaten Semarang,” kata Mas’ud.

Ketua DPC Hanura Kabupaten Semarang Kusulistyono menyatakan, partainya sudah menjalin komunikasi untuk koalisi dengan PKS, Golkar, dan PPP. Pasangan koalisi ini juga telah mengajukan nama calon bupati yang akan diusung dalam koalisi tersebut, yakni Nur Jatmiko. “Saat ini tinggal mematangkan siapa calon yang akan kami usung. Kami sudah ajukan calon, tinggal persetujuannya,” kata Kusulistyono. (tyo/aro)